Breaking News:

Pinjaman Online

Polisi Tetapkan 6 Orang Perusahaan Pinjaman Online Ilegal di Jakarta Barat jadi Tersangka

enam orang karyawan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian, hasil dari penggerebekan sebuah kantor pelayanan pinjaman online

Editor: Wahyu Aji
Dok Polres jakarta Pusat
Karyawan kantor pinjaman online (pinjol) di Cengkareng, Jawa barat, Rabu (13/10/2021) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak enam orang karyawan telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian, hasil dari penggerebekan sebuah kantor pelayanan pinjaman online (Pinjol) ilegal di wilayah Jakarta Barat.

Penggerebekan yang dilakukan pada Rabu (13/10/2021) lalu itu, dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Pusat.

Dari hasil penggerebekan tersebut sebanyak 56 karyawan ditahan untuk dilakukan pemeriksaan.

"Kami tetapkan enam orang sebagai tersangka (hasil dari pemeriksaan)," kata Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat Kompol Wisnu Wardana saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (17/10/2021).

Adapun kata Wisnu, satu dari enam karyawan yang ditetapkan sebagai tersangka itu menjabat sebagai supervisor perusahaan.

Sedangkan, untuk tersangka lainnya berperan sebagai penagih atau eksekutor debt collector.

"Leader supervisor, itu yang kami tetapkan, lainnya eksekutor debt collector, itu kami tetapkan (jadi tersangka)," ujar Wisnu.

Baca juga: Polisi Grebek Kantor Pinjol Ilegal yang Intimidasi Nasabah dengan Foto Vulgar: Angkat Tangan Semua

Atas insiden layanan pinjol ilegal ini, para tersangka kata Wisnu dijerat dengan Undang-Undang Pasal 27 Ayat 4 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Sementara untuk karyawan lainnya kata dia, masih dilakukan pendalaman pemeriksaan.

Halaman
12
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved