Penipu Petani Bawang di Tangerang Diburu, Uang Hasil Kejahatan Habis untuk Miras dan Prostitusi

Polsek Neglasari masih memburu satu pelaku penipuan terhadap petani bawang yang mengakibatkan kerugian puluhan juta rupiah.

tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi Penipuan. 

TRIBUNNEWS.COM, TANGERANG - Polsek Neglasari masih memburu satu pelaku penipuan terhadap petani bawang yang mengakibatkan kerugian puluhan juta rupiah.

Sebelumnya, polisi telah menangkap seorang pedagang bawang merah Pasar Induk Jatiuwung bernama Mustopa.

Kini, Polres Metro Tangerang Kota tengah membidik satu pelaku lain dalam kasus penipuan transaksi bawang merah.

Baca juga: Baliho Anies for Presiden Mejeng di Bekasi, Spanduk Jenderal Andika Ada di Menteng dan Tanah Abang

Baca juga: 7 Fakta Istri Driver Ojol Jadi Korban Percobaan Rudapaksa di Dapur Warkop Kawasan Bekasi

Kapolsek Neglasari, Kompol Putra Pratama mengatakan, satu orang target operasi tersebut berperan sebagai penjual bawang merah hasil menipu.

"Masih ada satu daftar pencarian orang (DPO) temen dia Mustopa yang bantuin menjual bawang merah," ujar Putra kepada wartawan, Selasa (5/3/2022).

Pasalnya, uang hasil menipu tersebut digunakan untuk membeli minuman keras dan memesan wanita panggilan.

"Iya sendiri dia dengan dua ceweknya yang dipesan," jelas Putra.

Baca juga: Tawuran Sarung Bermunculan, Puluhan Remaja Diamankan, Celurit, Batu, Miras, Meriam Spiritus Disita

Diberitakan sebelumnya, seorang pedagang menipu dua petani demi keuntungan pribadi di Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang pada Kamis (31/3/2022).

Tak tanggung-tanggung, kedua korban sampai merugi puluhan juta rupiah.

Putra mengatakan, pedagang yang menipu itu bernama Mustopa, sudah ditangkap di kontrakannya.

Ternyata Mustopa saban hari berdagang bawang di Pasar Induk Jatiuwung, Kecamatan Jatiuwung.

"Tersangka sudah diamankan dini Kamis kemarin (31/3/2022) di kontrakannya, dekat Pasar Induk Jatiuwung," jelas Putra saat dikonfirmasi Jumat (1/4/2022).

Baca juga: Kisah 7 Bocah di Palembang Diserang Anjing Liar hingga Trauma, Warga dan Wakil Wali Kota Geram

Ia menerangkan, Mustopa menipu dua petani bawang yang bernama Sarminto dan Hartanto.

Keduanya ditipu oleh Mustopa pada tanggal yang berbeda.

Halaman
12
Sumber: TribunJakarta
  • KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved