Minggu, 31 Agustus 2025

Sosok Lansia Pengangkut Sampah di Bogor yang Dibayar Rp500 dari Satu Rumah: Berhasil Nikahkan 7 Anak

Agus mengaku sudah 11 tahun bekerja sukarela sebagai pengangkut sampah di rumah tangga di rumah-rumah warga RW 13, Kelurahan Cilendek Barat, Bogor

Editor: Erik S
Kompas.com
Seorang pengangkut sampah di Kota Bogor, Jawa Barat,  Agus (74) mengaku hanya dibayar Rp500 dari setiap rumah yang sampahnya diangkut. 

Uang yang diterimanya dari hasil mengangkut sampah itu mampu menghidupi seorang istri dan tujuh orang anaknya yang kini telah berkeluarga.

“Kalau dihitung mungkin kelihatannya tidak cukup. Tapi, kalau disyukuri saya bisa ngehidupin bahkan sampai nikahin tujuh anak saya, sekarang udah pada berkeluarga punya penghasilan sendiri. Tapi jalan Allah emang enggak pernah bisa disangka manusia kayak kita,” ujarnya.

Sebenarnya, anak-anak Agus telah melarang sang ayah untuk bekerja. Bahkan, Agus dan sang istri bisa diurus oleh anak-anak mereka.

Baca juga: Andai Tak Jadi Pesepakbola, Striker Persib Wander Luiz Mungkin Jadi Pengangkut Sampah

Namun Agus mengaku tak ingin menjadi beban. Di lain sisi, Agus juga masih merasa kuat dan sehat untuk bekerja.

Dikatakan Agus, dalam usia yang tak lagi muda, ia tak merasakan keluhan penyakit apa pun. Pernah suatu ketika Agus merasakan sakit kepala.

Namun, itu pun karena ia tak sarapan sebelum berangkat kerja.

“Alhamdulillah enggak ada sakit apa-apa. Bapak (Agus) masih bisa jalan, kalau bahasa Sundanya ‘jagjag’ kalau sakit paling sakit kepala biasa kalau lupa sarapan pagi aja,” ujarnya.

Penulis: Salma Dinda Regina

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Cerita Agus 11 Tahun Jadi Pengangkut Sampah di Bogor, Hanya Terima Rp 500 dari Satu Rumah Warga

Sumber: Tribun Jabar
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan