Minggu, 31 Agustus 2025

Pasutri Tewas di Cikarang

Geger Penemuan Mayat Pasutri di Cikarang Kabupaten Bekasi, Tetangga Sempat Dengar Keributan

Yatna Maulana, ditemukan tewas gantung diri di kamar mandi, sementara istrinya, Supriyatini, terbaring di atas kasur dengan kondisi tertutup selimut

|
Editor: Eko Sutriyanto
WARTAKOTA
PASUTRI TEWAS Yatna Maulana dan Supriyatini, pasangan suami-istri, ditemukan tewas di rumah kontrakan pada Selasa (25/2/2025). Lokasi penemuan mayat berada di Kampung Jati Warung Kobak, Desa Pasirgombong, Kecamatan Cikarang Utara, Bekasi. 

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Pasangan suami istri (pasutri) di Kampung Jati Warung Kobak, Desa Pasirgombong, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat ditemukan tewas di dalam kontrakan yang mereka tempati pada Selasa (25/2/2025) pagi. 

Sang suami, Yatna Maulana, ditemukan tewas gantung diri di kamar mandi, sementara istrinya, Supriyatini, terbaring di atas kasur dengan kondisi tertutup selimut.

Penemuan jasad pasutri ini bermula ketika rekan kerja Yatna menghubungi pemilik kontrakan, Jaman (61), karena Yatna tidak masuk kerja sejak Senin (24/2/2025).

Jaman kemudian mengecek kontrakan tersebut dan melihat sepeda motor masih terparkir di ruang tamu serta kipas angin yang masih menyala.

Ia juga mencium bau menyengat dari dalam kontrakan.

"Saya panik, lalu mengambil kunci cadangan, tapi tidak bisa membuka pintu karena ada kunci yang masih terpasang di dalam.

Baca juga: Diduga Depresi karena Judi Online, Pria di Bekasi Gantung Diri di Pangkalan Gas 3 Kg

Akhirnya saya dorong pintu hingga terbuka, dan melihat keadaannya seperti itu," ujar Jaman.

Setelah pintu terbuka, Jaman dan tetangga menemukan Yatna dalam kondisi gantung diri di kamar mandi, sementara Supriyatini terbaring di atas kasur dengan selimut menutupi tubuhnya. 

Jaman segera menghubungi ketua RT dan pihak kepolisian untuk melakukan evakuasi.

Dikenal Tertutup

Pasutri tersebut diketahui telah mengontrak di lokasi tersebut selama 11 bulan.

Yatna bekerja di perusahaan Sari Roti, sementara Supriyatini bekerja di PT Matel.

Menurut tetangga, pasangan ini dikenal tertutup dan jarang berinteraksi dengan warga sekitar.

Supriyatini juga tidak setiap hari pulang ke kontrakan, melainkan hanya seminggu sekali atau pada hari libur.

Tetangga korban, Tomy (26), mengaku sempat mendengar suara keributan dari dalam kontrakan pada Minggu (23/2/2025) malam.

"Terakhir dengar kayak orang lagi berantem. Cuma dengar suara kayak bentur-bentur tembok, setelah itu tidak ada aktivitas lagi," kata Tomy.

Halaman
12
Sumber: Tribun bekasi
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan