Minggu, 31 Agustus 2025

Pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN

Sosok Andreana Wulandari, Istri Dalang Pembunuhan Ilham Pradipta, Diduga Telah Kabur di Tengah Malam

Andreana Wulandari diketahui kerap mendampingi suami secara aktid dalam dunia bisnis.

|
Akun IG Dwi Hartono
JADI SOROTAN - Berikut sosok Andreana Wulandari, istri dari Dwi Hartono, pengusaha yang kini menjadi tersangka utama dalam kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN Ilham Pradipta. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Berikut sosok Andreana Wulandari, istri dari Dwi Hartono, pengusaha yang kini menjadi tersangka utama dalam kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN Ilham Pradipta.

Andreana Wulandari diketahui kerap mendampingi suami secara aktif dalam dunia bisnis.

Ia terlihat kerap muncul dalam berbagai unggahan media sosial Dwi Hartono, dengan menampilkan gaya hidup mewah.

Dalam beberapa postingan terakhir di media sosial mereka, pasangan tersebut tengah berlibur ke China pada Juli 2025.

Andreana juga disebut memiliki usaha pakaian dan aksesoris wanita.

Aktivitas jualan itu dilakukannya lewat platform TikTok dan sejumlah media sosial lainnya.

Setelah ramai dengan pemberitaan yang menyeret suaminya pada pusaran kasus pembunuhan kepala cabang bank BUMN, Muhammad Ilham Pradipta, akun media sosial Anreana kini dikunci.

Kini, keberadaan istri Dwi Hartono itu menjadi sorotan dan pertanyaan, setelah beredar dirinya diduga kabur setelah sang suami ditangkap polisi.

Sang suami, bersama tiga tersangka lain telah ditangkap polisi di Solo, Jawa Tengah, dan disebut sebagai aktor intelektual dari penculikan dan pembunuhan Ilham Pradipta.

"Benar (mereka aktor intelektual)," kata Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rahim, kemarin.

Dugaan kabur

Kabar terbaru, Andreana Wulandari disebut telah kabur.

Dugaan kaburnya sang istri Dwi Hartono diungkap lewat postingan Akun TikTok obat nyamuk yang mengaku sebagai mantan karyawan Hartono.

Lewat postingannya, akun tersebut bercerita bahwa kondisi ekonomi DH dan sang istri memang sedang tak baik saja selama tiga tahun belakang.

"Kemungkinan iya, dia sama istrinya jadi dalang. 3 tahun terakhir emang udah bangkrut," katanya.

Dan yang membuat terkejut, menurutnya sang istri sudah melarikan lebih dulu.

"Istrinya udah kabur duluan," katanya.

Ia mengaku mendapat bocoran dari pegawai Hartono yang mendapati Adreana pergi bersama sang anak.

"Orang dalem kak, sesama mantan karyawan. Rumahnya didatengin intel jam 3, karyawan di sana gak ada yang tau. Pas dicek di CCTV ternyata udah pada kabur," tulisnya.

Dia memperjelas, sang istri kabur tengah malam bersama anaknya.

"Iya kabur duluan jam 12 malem sama anak-anaknya pas dicek di CCTV," katanya.

Namun begitu informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya, karena TribunnewsBogor.com belum melakukan konfirmasi ke pihak berwajib.

15 Terduga Pelaku Ditangkap

Dalam kasus ini, sudah ada 15 orang yang ditangkap aparat Polda Metro.

Mereka diduga terlibat kasus penculikan dan pembunuhan tragis yang menimpa Kepala Cabang (Kacab) sebuah bank BUMN di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Mohamad Ilham Pradipta (37).

Mohamad Ilham Pradipta ditemukan tewas dalam kondisi kaki dan mata terlilit lakban, di area persawahan wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (21/8/2025).

Penemuan jasad Ilham Pradipta terjadi usai viralnya video penculikan korban di parkiran sebuah supermarket Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (20/8/2025).   

Polisi mengatakan, 15 pelaku yang ditangkap diduga kuat terlibat dalam peristiwa keji tersebut.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, mengungkapkan bahwa para tersangka ditangkap oleh dua tim berbeda dari Direktorat Reserse Kriminal Umum.

“Sembilan orang diamankan oleh Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan, sedangkan enam lainnya ditangkap oleh Subdit Reserse Mobile Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” ujar Ade Ary saat konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Selasa (26/8/2025), mengutip polri.go.id.

Total 15 tersangka kini tengah menjalani pemeriksaan intensif.

Namun, pihak kepolisian belum bersedia membeberkan identitas pelaku utama, termasuk peran dari seseorang bernama Dwi Hartono yang diduga menjadi otak dari pembunuhan tersebut.

Dwi Hartono disorot tajam, lantaran sepak terjangnya yang disinyalir sebagai seorang pengusaha hingga motivator.

Sementara motif di balik aksi sadis yang diduga dilakukan Dwi Hartono bersama pelaku lainnya juga masih menjadi misteri.

“Penyidik bekerja secara hati-hati dan proporsional. Kami masih mendalami peran masing-masing tersangka dan motifnya. Mohon bersabar karena proses pemeriksaan membutuhkan waktu,” jelas Ade Ary.

Sumber: TRIBUN BOGOR

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan