Demo di Jakarta
Ada di TKP, Rekan Ojol Tegaskan Affan Tak Ikut Demo: Mau Nyeberang Kena Barracuda Ngebut, Kelindes
Ompong yang berada di TKP mengatakan, saat peristiwa terjadi, Affan sedang mengantar orderan makanan untuk pelanggan.
Penulis:
Nuryanti
Editor:
Sri Juliati
"Serta petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab," tegasnya.
7 Anggota Brimob Ditangkap
Tujuh anggota Brimob Polda Metro Jaya ditangkap setelah insiden mobil rantis menabrak dan melindas driver ojol hingga tewas.
Kadiv Propam Polri, Irjen Abdul Karim, mengungkapkan tujuh anggota Brimob itu merupakan polisi berpangkat Kompol hingga Bharaka.
"Jadi ada tujuh (anggota brimob), yang pertama tertangkap Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Bharaka Y, dan Bharaka D," ujarnya di RSCM, Jakarta, Kamis, dilansir TribunJakarta.com.
Baca juga: Sikap Kapolda Metro Jaya Asep Edi saat Ratusan Ojol Melemparinya Botol Minuman di Makam Affan
Saat ini, pihaknya masih mendalami peran masing-masing pelaku termasuk mencari tahu siapa sopir yang mengendarai barakuda tersebut.
Karim baru dapat memastikan bahwa tujuh orang itu berada di dalam barakuda yang melindas korban.
"Masih kita dalami siapa yang nyetir, masih kita dalami."
"Kita masih belum bisa tahu, yang jelas tujuh orang ini ada dalam satu kendaraan. Kita dalami perannya bagaimana," jelasnya.
Ia menambahkan, ketujuh anggota Brimob itu masih menjalani pemeriksaan di Mako Satbrimob Polda Metro Jaya di Kwitang, Senen, Jakarta Pusat.
"Tentunya saat ini pelaku sudah kita amankan, yang saat ini dalam proses pemeriksaan gabungan Propam Polri dan Brimob karena pelaku kesatuan asal dari Brimob," terang Karim.
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memastikan akan mengusut tuntas kasus driver ojol yang tewas setelah ditabrak mobil rantis Brimob.
Kini Listyo telah memerintahkan Propam Polri dalam mendalami kasus tersebut.
"Saya juga sudah perintahkan Kadiv Propam untuk tindak lanjuti dan lakukan terhadap peristiwa yang terjadi," ujarnya kepada wartawan, Kamis, dikutip dari TribunJakarta.com.
Kapolri juga telah meminta jajaran di Polda Metro Jaya untuk bergerak cepat menangani peristiwa ini.
Sementara itu, Kapolri meminta maaf atas insiden yang terjadi.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.