Demo di Jakarta
Alumni Kampus Seluruh Indonesia Salurkan Logistik untuk Demonstran di Polda Metro Jaya
Dokter Nuning menyebut Alumni Kampus Seluruh Indonesia (AKSI) berasal dari banyak kampus, mulai UGM hingga UI.
Editor:
Willem Jonata
TRIBUNNEWS.COM - Kelompok bernama Forum Alumni Kampus Seluruh Indonesia (AKSI) yang berisi orang-orang tak muda lagi, terlihat berada di kerumunan ribuan mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi, di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (29/8/2025).
Tidak hanya menyuarakan pendapatnya, Forum AKSI yang terdiri dari 10 orang ini terlihat menyediakan logistik untuk ribuan demonstrasi yang terdiri dari ribuan Mahasiswa.
Baca juga: Daftar Hoaks yang Beredar di Tengah Maraknya Aksi Demonstrasi Tuntut Keadilan untuk Affan Kurniawan
Anggota AKSI terlihat memegang dus berisi roti, minuman, hingga makanan kecil untuk menambah tenaga para mahasiswa, yang tengah unjuk rasa di depan Polda Metro Jaya.
Mereka berbagi kepada para demonstran. Bahkan, mereka menyediakan logistik cukup banyak yang diletakkan dibawah tangga Jembatan Penyebrangan Orang (JPO), dekat pintu masuk SCBD, Jalan Sudirman, Jakarta Pusat.
Seorang dokter bernama Nuning Nova mengajak rekan-rekannya untuk turun ke lapangan, memberikan semangat dengan memberikan logistik makanan kepada ribuan ahasiswa.
"Kami datang dengan dana swadaya untuk memberikan logistik. Karena kami pernah merasakan apa yang sedang mereka lakukan," kata Nuning Nova.
Nuning menyampaikan kalau dirinya berasal dari banyak kampus, dari Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), dan masih banyak lagi ikut turun ke jalan.
"Kami sering turun ke jalan kalau memang mahasiswa turun ke jalan," ucapnya.
Bagi Nuning suara mahasiswa sangat berpengaruh di Indonesia. Sehingga sudah sepantasnya untuk dibantu baik hanya dalam memberikan logistik saja.
"Kami merasa salut dengan mahasiswa. Mereka berjuang tanpa pamrih dan dengan hati nurani. Makanya kalau mahasiswa turun, kami akan turun," ujar Nuning Nova.
Mahasiswa Unjuk Rasa di Polda
Massa aksi dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) dan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) masih bertahan mengepung Gedung Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (29/8/2025) petang.
Pantau Tribunnews.com di lokasi massa mahasiswa masih bertahan di halaman gedung Polda Metro Jaya.
Sementara di bagian luar gedung Polda Metro Jaya massa aksi terus membesar.
Terlihat jalan di kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan ditutup karena peserta aksi semakin banyak.
Terlihat juga di lokasi, massa aksi membakar barrier pembatas tepat di depan gerbang Polda Metro Jaya.
Asap hitam pun mewarnai kawasan Jalan Sudirman.
Pantau Tribunnews.com tak ada aksi represif yang dilakukan pihak kepolisian.
Namun, ketika waktu menunjukkan pukul 18.00 WIB pihak kepolisian sedikit bergerak untuk mengusir massa aksi dari halaman Polda Metro Jaya.
Aksi tersebut kemudian direspon massa aksi lainnya yang bukan mahasiswa untuk mencoba masuk area Polda Metro Jaya lewat pintu lainnya.
Demonstrasi di Markas Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan merupakan buntut tewasnya driver ojek online (Ojol) Affan Kurniawan dalam aksi unjuk rasa pada Kamis (28/8/2025) malam.
Affan meninggal dunia akibat terlindas mobil atau kendaraan taktis (Rantis) Baracuda milik Brimob Polda Metro Jaya di Pejompongan, Jakarta Pusat.
Affan tertabrak Rantis Brimob ketika bekerja mengantarkan order makanan di sekitar lokasi.
Jenazah Affan saat ini sudah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Jakarta Pusat.
(Wartakotalive.com/ Arie Puji Waluyo).
Sumber: Warta Kota
Demo di Jakarta
Demonstran Lempar Ruangan Kapolri Pakai Beling dan Botol di Mabes Polri |
---|
Halte Bus Trans Jakarta Jadi Korban Vandalisme Demonstran, Ada Tulisan '1312 Forever' |
---|
Daftar Hoaks yang Beredar di Tengah Maraknya Aksi Demonstrasi Tuntut Keadilan untuk Affan Kurniawan |
---|
Pemuda Muhammadiyah Serukan Dialog Damai Usai Insiden Ojol Meninggal Dilindas Rantis |
---|
Tragedi Affan Kurniawan Menurut Aliansi Perempuan Indonesia: Simbol Kekerasan Negara |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.