Demo di Jakarta
Mengenal Barracuda, Kendaraan Brimob 11,7 Ton yang Melindas Driver Ojol hingga Tewas
Affan Kurniawan, seorang pengendara ojol, diduga dilindas rantis Brimob berjenis Barracuda hingga tewas.
Penulis:
Febri Prasetyo
Editor:
Siti Nurjannah Wulandari
Barracuda memilik winch dan bisa digunakan untuk melintasi medan offroad.
Spesifikasi teknis tersebut belum termasuk spek standar sebagai kendaraan pengendali massa.
Sebagai kendaraan pengendali massa, Barracuda dibekali dudukan untuk penempatan senjata yang berada di atap kendaraan, serta firing port atau lubang tembak yang sesuai untuk laras panjang.
Menurut pemberitaan Kompas.com, Barracuda bisa ditumpangi 12 orang, termasuk pengemudi dan komandan yang duduk di sebelah sopir.
Barracuda memiliki interior yang ergonomis. Pintu-pintunya sengaja dirancang untuk mempermudah keluar masuknya personel.
Interior tergolong ergonomis, dengan pintu-pintu yang didesain untuk memudahkan personil keluar-masuk.

Karena area pandang lumayan tinggi, personel di dalam Barracuda bisa mengawasi kondisi sekitar, bahkan ketika digunakan di tengan keramaian lalu lintas
Terdapat ruang untuk menembak agar personel bisa menembak dari dalam mobil. Pada atap terdapat lampu dengan remote control untuk penerangan.
Berat kendaraan yang menjadi andalan Brimob sejak Maret 2005 itu mencapai 11,7 ton.
Sosok Affan Kurniawan yang dilindas
Affan Kurniawa masih mengenakan jaket hijaunya saat dilindas rantis Brimob.
Saat itu dia tidak sedang berunjuk rasa ataupun menondon aksi itu karena dia sedang bekerja mengantarkan pesanan.
Muri, pemilik kontrakan yang dihuni Affan dan keluarganya, buka suara mengenai sosok Affan.
Affan kontrakan milik Muri di Jalan Tayu, Menteng, Jakarta Pusat.
Di kontrakan seluas 3x11 meter tersebut, Affan tinggal bersama dengan tujuh orang lainnya.

Affan adalah tulang punggung yang diandalkan keluarganya.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.