Demo di Jakarta
Tangis Histeris Ibu Affan Kurniawan di Hadapan Anies Baswedan Mohon Keadilan: Anak Saya Gak Ada Pak
Ibunda almarhum Affan Kurniawan, Erlina emosional di hadapan mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menangis minta keadilan
Penulis:
Siti Nurjannah Wulandari
Editor:
Sri Juliati
Anies kemudian meminta agar seluruh aparat penegak hukum bisa menegakkan keadilan untuk keluarga Affan Kurniawan.
"Kita minta kepada seluruh aparat penegak hukum, tegakkan hukum yang sebenar-benarnya sampai tuntas dan insyaAllah perjuangan yang dilakukan Affan dan semua rakyat yang terlibat dimudahkan dan negeri ini mendapat keadilan," tuturnya.
Anies mengatakan, semua pelayat bisa merasakan beratnya keluarga yang kehilangan.
Kejadian Nahas menimpa Affan Kurniawan hingga menggegerkan publik.
Sosok pengemudi ojol berusia 21 tahun tersebut meregang nyawa saat ingin mengantar orderan.
Sayangnya Affan Kurniawan kala itu terjebak massa demo dan berlari saat barracuda tiba-tiba melaju kencang.
Peristiwa nahas tersebut terjadi saat pembubaran massa aksi di Kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat pada Kamis (28/8/2025) malam.
Brimob merupakan satuan operasi khusus dalam Kepolisian Republik Indonesia (Polri) yang bertugas menanggulangi ancaman keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) berintensitas tinggi.
Kala itu satu mobil barracuda yang dikemudikan tujuh anggota Brimob melaju kencang hingga menabrak Affan Kurniawan hingga meninggal dunia.
Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri, Irjen Abdul Karim mengatakan, tujuh anggota Brimob tersebut telah diamankan untuk menjalani proses pemeriksaan.
Mereka adalah Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Bharaka Y, dan Bharaka D.
"Jadi saat ini perlu saya sampaikan, pelaku tujuh orang sudah diamankan dan sudah kita lakukan pemeriksaan gabungan dari Propam Polri dan Brimob Polri," ujar Irjen Abdul Karim, Jumat (29/8/2025).
Lantas siapakah sosok pengemudi dari ke tujuh anggota polisi yang diamankan?
Irjen Abdul Karim hingga kini belum bisa memastikan peran ketujuh anggota yag saat itu berada di dalam mobil barracuda maut tersebut.
"Masih kita dalami siapa yang nyetir, masih kita dalami."
Sumber: TribunSolo.com
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya
A member of

Follow our mission at www.esgpositiveimpactconsortium.asia
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.