Minggu, 26 April 2026

Berniat Jemur Ular Piton, Warga Jaktim Berhasil Cegah Pemotor Naik Trotoar: Kesal Banyak Pelanggar

Warga di Jaktim punya cara unik untuk usir pemotor yang naik ke trotoar, yakni sengaja menjemur ular piton untuk usir pelanggar, Selasa (14/10/2025).

WARTA KOTA/MIFTAHUL MUNIR
LEPASKAN ULAR - Aksi unik dilakukan seorang pria lanjut usia bernama Subadri di Jalan Haji Bokir Bin Djiun, Kelurahan Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (14/10/2025) sore. Ia melepas seekor ular piton besar di atas trotoar. Subadri sengaja melepaskan ular piton itu untuk mengadang pengendara sepeda motor yang naik ke atas trotoar. 

Ringkasan Berita:
  • Warga Kramat Jati, Jakarta Timur punya cara unik untuk usir pemotor yang melintasi trotoar.
  • Lansia itu awalnya hanya berniat menjemur hewan peliharaannya, yakni ular piton sepanjang 4 meter di trotoar depan rumahnya.
  • Tak disangka aksinya menjemur ular piton itu justru efektif mengusir pelanggar saat macet.

TRIBUNNEWS.COM - Subadri seorang warga Kelurahan Dukuh, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur tak menyangka aksinya memainkan ular piton peliharaannya justru efektif mengusir para pemotor yang melanggar aturan.

Saat itu, Subandri hanya berniat menjemur ular piton sepanjang 4 meter iu di Jalan Haji Bokir Bin Djiun, Kelurahan Dukuh pada Selasa (14/10/2025) sore.

Pantauan pewarta Warta Kota, Miftahul Munir, lansia yang mengenakan kaus belang merah putih itu tampak tetap mengawasi reptil peliharaannya.

Subadri menceritakan, niat awal dia melepas ular piton itu bukan untuk menakut-nakuti orang yang melintas di jalan itu.

Dia mengaku hanya ingin menjemur ularnya di depan rumah, tapi karena banyak kendaraan sepeda motor yang naik ke trotoar, Subadri pun terbesit untuk sengaja melepas ularnya di sana.

Menurut dia, para pengendara sepeda motor yang melintas di trotoar sudah beberapa kali diperingatkan agar turun ke jalan, namun tidak diindahkan. 

“Sebenarnya lagi jemur ular saja, bukan menakut-nakuti pengendara, tapi lama-lama kesel banyak motor naik trotoar,” ujar Subadri saat ditemui, Rabu (15/10/2025) dikutip dari Kompas.com.

Subadri memastikan, ular piton yang sudah ia rawat selama 13 tahun itu sudah jinak dan tidak pernah menggigit manusia.

"Orang yang naik motor naik ke sini, pilih putar arah untuk menghindari ular besar ini, dari pada digigit," tegasnya.

Aksi Subandri menjemur ular ini juga menjadi tontonan warga yang melintas.

Baca juga: Petani yang Tewas usai Duel dengan King Kobra di Sukabumi Dulunya Kuliti Ular untuk Dijual

Sebab, jalan itu memang sedang dilakukan renovasi sehingga menimbulkan kemacetan pada jam berangkat dan pulang kerja.

Warga setempat bernama Sulastri (61) mengatakan pengendara motor kini jarang melintas di trotoar, terutama pada pagi dan sore hari. 

"Kalau motor naik trotoar sudah jarang banget mas kalau pagi, kan kemarin macet karena ada proyek aja itu, nah sekarang beberapa galian sudah rampung," ungkap dia saat ditemui, Kamis (16/10/2025).

Sulastri menuturkan, Subadri kerap mengeluarkan ularnya saat sedang ganti kulit atau ketika jalanan macet.  

"Iya biasanya sedang ganti kulit dikeluarkan atau dijemur lah itu, tapi kadang macet juga dia keluarkan diletakkan di trotoar, tapi kemarin-kemarin sudah enggak lihat dia jemur ular," ungkapnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved