Alvaro Bocah Hilang Ditemukan Meninggal
Kata Ibunda, Kakek, hingga Nenek Alvaro soal Sifat Alex Iskandar
Keluarga mengungkap sifat Alex Iskandar (49), pelaku penculikan dan pembunuhan terhadap Alvaro Kiano Nugroho (6). Ia dikenal temperamental.
Ringkasan Berita:
- Keluarga mengungkap sifat Alex Iskandar (49), pelaku penculikan dan pembunuhan terhadap Alvaro Kiano Nugroho (6).
- Ibunda Alvaro menyebut Alex merupakan ayah tiri yang temperamen, pernah melakukan kekerasan, dan melontarkan ancaman menculik anaknya.
- Kakek dan nenek Alvaro menyebut Alex dikenal sosok yang baik, sopan dan tidak pernah menimbulkan kecurigaan apa pun.
TRIBUNNEWS.COM - Keluarga mengungkap sifat Alex Iskandar (49), pelaku penculikan dan pembunuhan terhadap Alvaro Kiano Nugroho (6).
Ibunda Alvaro, Arum Indah, menyebut Alex merupakan ayah tiri yang temperamen, pernah melakukan kekerasan, dan melontarkan ancaman menculik anaknya.
Alex, jelas Arum, adalah sosok temperamen yang tidak bisa diajak berdiskusi sehat.
“Pokoknya orang itu enggak bisa diajak debat, enggak bisa diajak tukar pikiran, harus ikutin pikiran dia,” ujarnya di rumah duka, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Selasa (25/11/2025).
Arum juga mengaku pernah mengalami kekerasan fisik berulang kali sebelum memutuskan berpisah.
“Sebenarnya waktu itu kalau enggak ganti handphone, itu ada bukti-bukti foto saya dipukulin dan saksinya adik-adiknya dia,” ungkapnya.
Arum akhirnya memilih berpisah sejak 2024 karena sikap pelaku yang kasar dan tidak bisa menerima kehadiran anak-anak.
Menurutnya, pelaku memiliki sifat mudah cemburu bahkan terhadap keluarga terdekat.
“Jangankan dia bilang selingkuh, saya sama orang keluarga terdekat aja dia cemburu,” tuturnya.
Arum mengatakan, pada 2024 Alex pernah mengancam akan menculik Alvaro jika ia menolak rujuk.
“Dia pernah melontarkan, kalau kamu nggak mau balik lagi sama saya, saya culik anak itu. Itu tahun 2024, bulan Juni atau Juli, kalau nggak salah,” tutur Arum.
Baca juga: Doa Warga saat Bantu Pencarian Kerangka Alvaro di Jembatan Cilalay Tenjo
Saat itu, dirinya menganggap ancaman hanya bentuk kekesalan sesaat.
“Kirain cuma bercanda, enggak akan terjadi. ‘Nih anak lu lagi sama gue’. Ternyata dia lagi jajan, main. Oh, ya aku pikir, enggak mungkin lah dia culik kayak gitu,” ucapnya.
Sejak Alvaro dinyatakan hilang pada Maret 2025, Alex justru ikut membantu keluarga mencari keberadaan bocah tersebut.
Arum merasa dikhianati setelah mengetahui pelaku ternyata sudah tahu kebenarannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Tugimin-71-memegang-foto-cucunya-Alvaro-Kiano-Nugroho-mengenakan-seragam-pilot.jpg)