Alvaro Bocah Hilang Ditemukan Meninggal
Liang Kubur di Bawah Pohon Pisang, Rumah Abadi Alvaro Kiano Dekat Tempat Terakhirnya Bermain
Gundukan tanah dan sebuah liang lahat telah nampak di Tanah Wakaf Masjid Jami Al-Muflihun, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.
Ringkasan Berita:
- Liang lahat untuk Alvaro Kiano Nugroho (6) telah disiapkan.
- Alvaro menjadi korban pembunuhan ayah tirinya, Alex Iskandar, yang menculiknya.
- Lokasi pemakaman berada sangat dekat dengan rumah dan lokasi penculikan.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gundukan tanah dan sebuah liang lahat telah nampak di Tanah Wakaf Masjid Jami Al-Muflihun, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu siang (26/11/2025).
Liang kubur ini akan menjadi rumah peristirahatan abadi bagi almarhum Alvaro Kiano Nugroho (6).
Liang kubur bagi Alvaro ini berukuran panjang 120 cm dan lebar 60 cm, yang disesuaikan dengan ukuran anak usia kelas 1 sekolah dasar.
Saat Tribunnews menyambangi lokasi pukul 12.06 WIB, Anan, salah seorang petugas gali masih tampak membuat bulatan bola dari tanah sebagai bantalan atau pengganjal jenazah di dalam liang kubur.
Letak liang kubur bagi Alvaro, berada di pojok dekat jalan setapak dan di bawah pohon pisang yang mulai mengering.
Tanah urukan liang kubur ini masih nampak basah, warnanya juga masih cokelat kemerahan.
Namun ternyata, penggalian liang kubur tersebut sudah dilakukan sejak Minggu (23/11/2025), digali sesaat setelah beredarnya kabar penemuan jenazah Alvaro di kawasan Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Permintaan penggalian liang lahat ini diminta oleh pihak keluarga, dalam hal ini kakek dari Alvaro, Tugimin (71) yang berkoordinasi dengan pihak pengurus Masjid Jami Al Muflihun.
Berdasarkan penuturan mantan RW, Naryo, Suwarno (66) penggali kubur lainnya diminta agar liang kubur tetap terbuka dan menunggu hingga Jumat atau Sabtu ini untuk proses pemakaman jika hasil tes DNA rampung dan jenazah sudah diserahkan kepada keluarga.
"Dari mantan RW, kalau nggak Jumat ya Sabtu (dikuburkan) diminta tunggu aja, jangan diuruk dulu. DNA nya belum (cocok) saya nggak ngerti deh," kata Suwarno (66) penggali kubur lainnya, di lokasi.
Lokasi tanah wakaf yang jadi tempat peristirahatan terakhir Alvaro, hanya sekira 200 meter dari rumahnya, dan tak lebih dari 50 meter dari tempat ia diduga diculik oleh ayah tirinya, Alex Iskandar.
Alvaro diketahui dibawa oleh ayah tirinya itu saat sedang bermain di Masjid Jami' Al Muflihun pada 6 Maret 2025 silam.
Kronologi
Polisi mengungkap kronologi soal tewasnya Alvaro Kiano Nugroho (6) yang dibunuh oleh ayah tirinya, Alex Iskandar (49) karena dendam kepada sang ibu yang diduga selingkuh.
Awalnya, Alvaro diculik saat berada di sebuah masjid di kawasan Pesanggrahan pada 6 Maret 2025.
Kemudian, Alvaro pun menangis ketika dibawa oleh ayah tirinya tersebut. Hal itu lah yang membuat tersangka membekap Alvaro hingga meninggal dunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/makam-alvaro.jpg)