Minggu, 3 Mei 2026

Polisi dan Ibu Hamil Dilaporkan Jadi Korban Kebakaran di Gedung Terra Drone Kemayoran

Satu polisi menjadi korban luka dan satu ibu hamil menjadi korban meninggal dalam kebakaran di Gedung Terra Drone.

Tayang:
Wartakotalive.com/ Ramadhan LQ
KORBAN KEBAKARAN – (Kiri) satu polisi menjadi korban luka dalam tragedi kebakaran di Gedung Terra Drone, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa, (9/12/2025), dan (kanan) penampakan kebakaran di Terra Drone. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang polisi menjadi korban luka di Gedung Terra Drone, Kemayoran.
  • Satu ibu hamil dilaporkan jadi korban meninggal.
  • Saat ini tercatat ada 22 orang tewas akibat kebakaran.

TRIBUNNEWS.COM - Satu polisi menjadi korban luka dalam kebakaran di Gedung Terra Drone di Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa siang, (9/12/2025). 

Berdasarkan pantauan, polisi tersebut dibawa dengan tandu menuju mobil ambulans. Tangan kirinya tampak terluka dan diperban.

Ketika berada di dalam ambulans, dia terlihat meminta tolong kepada tim medis. Polisi itu dibawa ke rumah sakit terdekat untuk segera dirawat.

Saat ini korban tewas akibat kebakaran itu tercatat mencapai 22 orang. Jasad korban dibawa ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, dengan mobil ambulans.

“Dari total jenazah yang ditemukan, 15 perempuan dan 7 laki-laki,” kata seorang sopir ambulans sembari memperlihatkan data sementara yang diterimanya dari petugas pemadam kebakaran, dikutip dari Warta Kota Live.

“Informasinya, ada salah satu korban meninggal yang sedang hamil,” kata dia.

Dia berkata proses evakuasi masih terus dilakukan. Dilaporkan ada 10 orang yang terjebak di lantai 3 ketika kebakaran terjadi. Adapun semua penghuni lantai 4 sudah bisa dievakuasi.

Sementara itu, di lantai 5 ada sebanyak 11 orang masih evakuasi oleh petugas pemadam kebakaran.

Seratus petugas damkar dikerahkan 

Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta mengerahkan 28 unit armada dan lebih dari 100 personel guna menjinakkan api di Gedung Terra Drone.

Petugas damkar mengarahkan alat hidrolik raksasa ke bibir atap gedung dan berupaya menembus asap tebal. Mereka menggunakan tangga darurat untuk mengevakuasi satu per satu korban dari atap gedung.

Baca juga: Kebakaran Gedung Drone Jakarta: Korban Terus Berjatuhan, Evakuasi Masih Berjalan

Setelah diselamatkan, para korban yang panik dan kelelahan langsung diberi pertolongan pertama oleh tim medis di lokasi. Beberapa di antaranya mengalami sesak napas akibat menghirup asap.

Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati karena sebagian struktur bangunan sudah melemah akibat terkena api.

Api diduga berasal dari baterai drone

Kebakaran di Gedung Terra Drone disertai dengan ledakan. Api diduga bersumber dari baterai drone di lantai satu gedung hingga akhirnya meluas ke lantai tiga.

Sebelumnya, Kapolres Jakpus Kombes Susatyo berkata sampai pukul 15.30 WIB ditemukan sedikitnya 17 karyawan yang tewas.

"Ini untuk sementara ya, petugas masih terus berusaha masuk ke lantai demi lantai, untuk menemukan kemungkinan  ada korban lainnya," kata Susatyo di lokasi kejadian.

KEBAKARAN TERRA DRONE – Petugas membawa kantong jenazah dari lokasi kebakaran gedung Terra Drone di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Korban terus berjatuhan sementara proses evakuasi dan pencarian masih berlangsung.
KEBAKARAN TERRA DRONE – Petugas membawa kantong jenazah dari lokasi kebakaran gedung Terra Drone di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025). Korban terus berjatuhan sementara proses evakuasi dan pencarian masih berlangsung. (Tribunnews.com/Alfarizy Ajie Fadhillah)
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved