Natal dan Tahun Baru 2026
Pramono Anung Larang Pesta Kembang Api saat Malam Tahun Baru 2026, Minta Warga Doakan Korban Banjir
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melarang pesta kembang api saat Tahun Baru 2026, sebagai penghormatan atas duka korban banjir Sumatra.
Ringkasan Berita:
- Perayaan malam tahun baru 2026 di Jakarta akan berbeda karena Gubernur Pramono Anung melarang pesta kembang api.
- Hal ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan atas duka korban banjir di Sumatra.
- Meski begitu, kembang api kecil untuk anak-anak masih diperbolehkan, sementara acara pergantian tahun diarahkan lebih sederhana dengan doa.
TRIBUNNEWS.COM - Perayaan malam tahun baru 2026 di Jakarta akan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengeluarkan aturan larangan kembang api.
Umumnya, perayaan Tahun Baru di Jakarta berpusat di Bundaran HI berupa pesta kembang api, konser musik serta festival kuliner.
Peniadaan kembang api lantaran Indonesia masih dalam keadaan berduka pasca banjir di Sumatra Utara, Sumatra Barat serta Aceh.
Hingga kini jumlah orang meninggal akibat banjir Sumatra mencapai 1090 orang dan 186 orang masih hilang.
"Saudara-saudara sekalian, di dalam menyambut Natal dan Tahun Baru, maka, terutama untuk tahun baru, saya sudah memutuskan untuk DKI Jakarta tidak ada kembang api, baik yang dilakukan oleh Pemerintah DKI Jakarta maupun oleh swasta," kata Pramono Anung.
Selanjutkan, akan ada Surat Edaran (SE) Gubernur terkait larangan kembang api saat malam tahun baru.
Namun, untuk kembang api kecil yang dimainkan anak-anak masih diperbolehkan.
"Kecuali kecil-kecil ya, anak-anak kampung yang main kembang api wajar," ucapnya.
Menurutnya, warga Sumatra masih berduka dan dalam tahap pemulihan pasca bencana.
"Bahkan untuk acara pergantian tahun, saya sudah meminta untuk kita lebih banyak memberikan doa," tandasnya.
Pramono menyatakan, perayaan tahun baru 2026 tetap digelar meski tanpa kembang api karena Jakarta sebagai Ibu Kota Negara.
Baca juga: Daftar UMP DKI Jakarta 5 Tahun Terakhir, Pramono Anung Pastikan UMP 2026 Naik
"Maka untuk itu, dari rencana sebegitu banyak titik-titik yang akan diadakan (acara peringatan tahun baru), hari ini saya akan memutuskan dalam rapat setelah acara ini, mungkin maksimum satu atau dua tempat saja," tuturnya.
Ia menegaskan, tak boleh ada acara yang berlebihan dan menunjukkan kemewahan.
"Jadi pakai drone aja cukup. Tetapi saya juga tidak ingin semua orang kemudian harus apa, enggak boleh bersyukur dengan cara yang lain,” tukasnya, dikutip dari WartaKotalive.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/20-Siswa-SD-Ditabrak-Mobil-MBG-di-Jakarta-Utara-Gubernur-Pramono-Saya-Berdoa-Semoga-Tidak-Parah.jpg)