Chillax Sudirman Disulap Jadi Ruang Multi-Indera Lewat Sensory Stories
Sensory Stories dirancang sebagai ruang eksplorasi yang memanjakan lima indera—penciuman, pengecapan, perabaan, penglihatan, dan pendengaran
Sensory Stories menegaskan bahwa produk dalam industri kreatif bukan sekadar komoditas, melainkan medium ekspresi dan pengalaman.
“Investasi terbaik adalah impresi yang kita tinggalkan. Parfum yang baik akan membuat orang mengingatmu bahkan ketika sebuah momen telah berlalu,” ujar Ellice Surjana, CEO Kyros Official.
Hal senada disampaikan Fitria Dwi, pemilik Miro Matcha. “Di Miro, matcha bukan sekadar minuman, tapi sebuah jeda. Diracik perlahan, dinikmati sepenuh hati,” katanya.
Menariknya, Olaku Gorontalo menjadi satu-satunya UMKM daerah yang berpartisipasi dalam acara ini.
Kehadirannya memperkaya narasi lokal dalam ruang kreatif yang inklusif dan reflektif, sekaligus mempertemukan budaya daerah dengan audiens urban Jakarta.
Terbuka untuk umum, Sensory Stories menjadi destinasi lifestyle bagi para pencinta kreativitas, KOL, hingga konsumen yang ingin menutup tahun dengan pengalaman baru yang lebih personal dan bermakna.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Sensory-Stories2122222.jpg)