Satu Keluarga Tewas di Jakut
Keluarga Meninggal di Warakas, Baru Sebulan Mengontrak dan Dikenal Tertutup
Sebuah kontrakan empat pintu menjadi perhatian warga yang melintas di Jalan Warakas VIII Gang 10, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (3/1/2026).
Ringkasan Berita:
- Temuan di Lokasi Kejadian.
- Identitas Korban dan Keterangan Warga.
- Proses Penyelidikan Masih Berlangsung.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebuah kontrakan empat pintu menjadi perhatian warga yang melintas di Jalan Warakas VIII Gang 10, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (3/1/2026).
Kontrakan ini menjadi tempat kejadian perkara (TKP) kasus meninggalnya tiga anggota keluarga, satu orang lain alami kritis diduga keracunan.
Berdasarkan pantauan reporter Tribunnews di lokasi pada Sabtu siang, warga yang melintas dengan sepeda motor banyak menengok atau sekadar berhenti sebentar penasaran bagaimana kondisi lokasi kejadian yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP).
Di kontrakan bagian tengah ini, nampak terpasang garis polisi warna kuning yang melintang bagian depan bangunan tersebut.
Di depan kontrakan juga masih tertata rak berisi sepatu, dan sebuah chest freezer alias kulkas pendingin daging berukuran besar.
Berdasarkan penuturan seorang warga yang merupakan tetangga, ia menyebut satu keluarga yang menjadi korban, baru sekitar satu bulan mengontrak di lokasi.
Lantaran baru, ia tidak pernah bertemu apalagi mengenal.
Korban juga disebut sebagai keluarga tertutup dan jarang keluar maupun betegur sapa.
"Saya juga nggak kenal, orang dia baru di sini. Baru sebulan. Orangnya tertutup," kata salah seorang warga yang tinggal dekat tkp.
Tiga korban ditemukan tak bernyawa dengan kondisi mulut berbusa dan terdapat ruam kemerahan pada bagian tubuh.
Korban terdiri seorang ibu Siti Solihah (50) serta dua anaknya Afiah Al Adilah Jamaludin (27) dan Adnan Al Abrar Jamaludin (13).
Pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan oleh dokter forensik.
Sejumlah barang di TKP sudah diamankan untuk dicek di labfor antara lain botol, sprei, hingga pakaian korban.
Polisi tengah menelusuri CCTV di sekitar rumah kontrakan di Jalan Warakas VIII, Gang 10 No 108, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Penelusuran CCTV guna mengungkap kasus tewasnya satu keluarga yang terjadi pada Jumat (2/1/2026).
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar menuturkan CCTV sedang dianalisis oleh penyidik.
"Itu juga masih dalam analisa kami," tuturnya kepada wartawan, Sabtu (3/1/2026).
Menurutnya belum ada petunjuk jelas mengenai penyebab kematian satu keluarga.
AKBP Onkoseno menyatakan tidak ingin berspekulasi terkait kabar satu keluarga ini tewas akibat keracunan.
"Untuk dugaan penyebab kematian belum bisa kita sampaikan saat ini karena proses analisa dan pemeriksaan masih berlangsung," tukasnya.
Sementara itu Rumah Sakit Polri Kramat Jati tengah melakukan autopsi terhadap tiga jenazah keluarga tewas di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
"Jenazah sudah diautopsi dan sudah diserahkan ke keluarganya," kata Karumkit RS Polri Brigjen Pol Prima Heru Yulihartono kepada wartawan, Sabtu (3/1/2026).
Brigjen Prima menuturkan hasil autopsi belum dapat disampaikan karena membutuhkan waktu.
Baca juga: RS Polri Autopsi Tiga Jenazah Keluarga Tewas di Warakas Jakarta Utara
"Untuk hasilnya masih nunggu toksikologi," imbuhnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kontrakan-satu-keluarga-meninggal.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.