Rabu, 29 April 2026

Kebakaran Sekolah Tzu Chi di PIK, Api Diduga Berasal dari Kabel Gondola

Kebakaran melanda sebuah bangunan sekolah di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, Senin (12/1/2026) pagi.

Tayang: | Diperbarui:
Dokumentasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara
KEBAKARAN - Kebakaran terjadi di gedung Tzu Chi School, Pantai Indah Kapuk (PIK), Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (12/1/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Kebakaran terjadi di gedung Tzu Chi School, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara di lantai lima bangunan.
  • Sebanyak 8 unit pemadam kebakaran dengan 40 personel dikerahkan dan berhasil melokalisir api hanya dalam satu menit setelah pemadaman dimulai.
  • Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp 200 juta.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Kebakaran melanda sebuah bangunan sekolah di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, Senin (12/1/2026) pagi.

Objek yang terbakar diketahui merupakan gedung Tzu Chi School yang berlokasi di Jalan Pantai Indah Kapuk Boulevard, Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan.

Kasi Operasional Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, mengatakan kebakaran diduga dipicu oleh sambaran petir yang mengenai instalasi kabel di lantai atas gedung.

"Dugaan awal penyebab kebakaran adalah sambaran petir yang mengenai kabel, sehingga menimbulkan percikan api di dinding bangunan lantai lima," ujar Gatot dalam keterangannya.

Peristiwa kebakaran pertama kali dilaporkan ke layanan darurat JS 112 sekitar pukul 10.22 WIB oleh seorang pegawai sekolah.

Api diketahui muncul di lantai lima gedung sekolah dengan luas area terbakar sekitar 6 x 12 meter persegi.

Gatot menyebut setelah menerima laporan, petugas pemadam kebakaran langsung dikerahkan ke lokasi. Unit pertama meluncur dari Pos Damkar PIK dan tiba tak lama kemudian.

"Sebanyak 8 unit pemadam kebakaran dengan total 40 personel kami kerahkan untuk menangani kebakaran tersebut," katanya.

Proses pemadaman dimulai pada pukul 10.32 WIB.

Api berhasil dilokalisir hanya dalam waktu satu menit, kemudian dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.

"Lokalisir berhasil dilakukan pukul 10.33 WIB dan pendinginan dimulai pukul 10.38 WIB. Seluruh rangkaian pemadaman dinyatakan selesai pukul 11.42 WIB," jelas Gatot.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini.

Namun, kerugian material akibat kebakaran ditaksir mencapai sekitar Rp 200 juta.

Baca juga: Dini Hari Mencekam di Tambora, Kebakaran Hanguskan 14 Rumah, 62 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

"Situasi sudah aman dan kebakaran berhasil ditangani sepenuhnya oleh petugas," pungkas Gatot. (*)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved