Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Polda Metro Update Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Vs KRL: 16 Tewas, 46 Orang Masih Dirawat
Polisi mengungkap hingga Rabu (29/4/2026), pukul 11.00 WIB, tercatat total korban kecelakaan Kereta Api Argo Bromo Anggrek vs KRL mencapai 106 orang.
Ringkasan Berita:
- Polisi mengungkap hingga Rabu (29/4/2026), pukul 11.00 WIB, tercatat total korban kecelakaan Kereta Api Argo Bromo Anggrek vs KRL mencapai 106 orang.
- Di antaranya ada korban luka-luka sebanyak 90 orang. 44 orang di antaranya telah menjalani perawatan dan diperbolehkan pulang. Sementara itu, sebanyak 46 korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
- Untuk korban meninggal, sebelumnya tercatat ada 15 orang, hari ini bertambah satu menjadi 16 orang.
TRIBUNNEWS.COM - Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto memberikan update informasi terkait jumlah korban akibat kecelakaan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) kemarin.
Menurut Kombes Budi, hingga Rabu (29/4/2026) pukul 11.00 WIB, tercatat total korban mencapai 106 orang.
Terdiri dari korban luka-luka sebanyak 90 orang, sementara 44 orang di antaranya telah menjalani perawatan dan diperbolehkan pulang.
Sementara itu, sebanyak 46 korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Untuk korban meninggal, sebelumnya tercatat ada 15 orang, hari ini bertambah satu menjadi 16 orang.
Korban diketahui berjenis kelamin perempuan dan berusia 25 tahun. Ia meninggal setelah menjalani perawatan di RSUD Bekasi.
Budi berharap ke depannya korban meninggal akibat kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL ini tidak bertambah lagi.
"Update data terkini ya terkait tentang pasien. Kami terima hari ini per 29 April 2026 sekitar pukul 11.00 WIB. Korban total adalah 106 orang di mana korban luka 90 orang ya. 44 pasien sudah pulang ke rumah. 46 pasien sedang melaksanakan observasi. Meninggal dunia 16 orang."
"Jadi data yang kita dapat sampai dengan siang ini, (data) baru, meninggal dunia satu orang pasien di Rumah Sakit RSUD Bekasi, perempuan, usia lebih kurang 25 tahun."
"Nah, semoga tidak ada penambahan dalam korban yang meninggal dunia ya. Kita sama-sama berharap tentang kondisi itu," kata Budi dalam tayangan Program 'Kompas Siang' Kompas TV, Rabu (29/4/2026).
Baca juga: KRL Lintasan Bekasi-Cikarang Dibuka Kembali Siang Ini, Menhub Dudy Jajal Kereta Pertama
10 Jenazah Telah Teridentifikasi
Terkait proses identifikasi jenazah korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL, Kombes Budi menyebut pada Selasa (28/4/2026) kemarin, sudah ada sepuluh jenazah yang teridentifikasi.
Kini jenazah korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL tersebut juga telah diserahterimakan ke pihak keluarga, untuk selanjutnya dilakukan pemakaman.
"Termasuk Rumah Sakit Polri Kramatjati pada tanggal 28 April 2026 sekira pukul 13.00 WIB, sudah dapat mengidentifikasi 10 jenazah yang dikirim ke Rumah Sakit Polri, ini baik melalui postmortem dan antemortem."
"Ini juga sudah diserahterimakan kepada pihak keluarga pada hari yang sama untuk dilakukan pemakaman dari pihak keluarga," imbuh Budi.
Baca juga: Pasca-Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Penumpang KRL Pilih Duduk di Gerbong Tengah
Korban Alami Luka Berat, Patah Tulang dan Dislokasi
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengabarkan kondisi korban kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo di Bekasi Timur.