Jumat, 8 Mei 2026

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

KRL Lintasan Bekasi-Cikarang Dibuka Kembali Siang Ini, Menhub Dudy Jajal Kereta Pertama

Sebelum diopersionalkan kembali KNKT sudah melalukan tahap uji coba rel maupun sinyal pada perlintasan kereta.

Tayang: | Diperbarui:
Tribunnews.com
KECELAKAAN KRL - Kereta Rel Listrik atau Commuter Line Lintasan Bekasi-Cikarang dibuka kembali termasuk Stasiun Bekasi Timur yang dioperasionalkan melayani penumpang pada Rabu (29/4/2026). (Tribunnews.com/Reynas Abdila) 

Ringkasan Berita:
  • KRL Bekasi–Cikarang kembali beroperasi bertahap, diuji langsung Menhub.
  • Keselamatan jadi prioritas, jalur telah diuji KNKT sebelum dibuka.
  • KA jarak jauh sudah melintas, namun kecepatan masih dibatasi 30 km/jam.

 


TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi ikut menjajal kereta rel listrik (commuter line) pertama tujuan Cikarang setelah lintasan resmi kembali dibuka.

Operasional KRL dibuka pada Rabu (29/4/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.

Menhub didampingi Dirut PT KAI Bobby Rasyidin saat uji operasional dilakukan.

Baca juga: Pasca-Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Penumpang KRL Pilih Duduk di Gerbong Tengah

"Dibuka bertahap sementara ini baru melayani Bekasi sampai Cikarang," tuturnya di dalam perjalanan KRL menuju Cikarang.

Menhub memastikan hal yang paling utama saat ini adalah soal keselamatan.

Dia berpesan agar PT KAI betul-betul mempersiapkan operasional lintasan KRL ke Cikarang.

"Itu lah yang paling kami tekankan kepada PT KAI dalam mempersiapkan operasional kembali Stasiun Bekasi Timur," bebernya.

Sebelum diopersionalkan kembali Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sudah melalukan tahap uji coba rel maupun sinyal pada perlintasan kereta.

Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin mengungkap jalur perlintasan sudah bisa dilalui oleh kereta jarak jauh sejak Selasa (28/4/2026) dini hari. 

Hanya saja kecepatan kereta jarak jauh itu sendiri masih dibatasi.

"Kita sudah pastikan bersama KNKT juga memastikan keselamatan pemakaian jalur ini untuk pemakaian jalur kereta-kereta jarak jauh, walaupun kami masih melakukan pembatasan kecepatan 30 km per jam di stasiun ini," kata Bobby.

Bobby menyebut jika tidak ada kendala jalur perlintasan KRL Bekasi-Cikarang akan dibuka kembali.

16 Orang Meninggal Dunia

Seperti diketahui, kecelakaan ini melibatkan kereta PLB 5568A (Commuter Line relasi Cikarang) dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi di KM 28+920 wilayah Stasiun Bekasi Timur.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved