Selasa, 19 Mei 2026

Pemberdayaan Perempuan, Sandiaga Uno Dorong Kemandirian Ekonomi dari Rumah

Melalui program Perempuan Berdaya, ia berharap para ibu rumah tangga mampu mandiri secara ekonomi lewat Gerakan kewirausahaan.

Tayang:
HO/IST
KEMANDIRIAN EKONOMI - Para ibu mengikuti Workshop Baking Klappertaart dan Buko Pandan di Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ), Jalan Maleo Raya, Pondok Pucung, Pondok Aren, Tangerang Selatan pada Selasa (13/1/2026). Kegiatan diikuti 50 ibu rumah tangga itu diharapkan mendorong kemandirian ekonomi para ibu rumah tangga lewat Gerakan kewirausahaan. 

Ringkasan Berita:
  • Ibu-ibu mengikuti Workshop Baking Klappertaart dan Buko Pandan
  • Kegiatan ini diikuti oleh 50 ibu rumah tangga
  • Diharapkan para ibu rumah tangga mampu mandiri secara ekonomi lewat Gerakan kewirausahaan

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebagai upaya mendorong kemandirian ekonomi ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Gerakan Mahasiswa Wirausaha (Gemawira) dan Bank Infaq Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ) menggelar Workshop Baking Klappertaart dan Buko Pandan. 

Kegiatan ini diikuti oleh 50 ibu rumah tangga dan dilaksanakan pada Selasa (13/1/2026).

Baca juga: Kadin Nilai Kelas Menengah Jadi PR Pertumbuhan Ekonomi, Ini Alasannya

Workshop tersebut berlangsung di Masjid Raya Bintaro Jaya (MRBJ), Jalan Maleo Raya, Pondok Pucung, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan. Para peserta mendapatkan pelatihan pembuatan klappertaart dan buko pandan yang dirancang sebagai produk usaha rumahan dengan bahan baku terjangkau dan mudah diperoleh.

Founder YIS, Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan, pemberdayaam perempuan menjadi fokus YIS sejak lama. 

Melalui program Perempuan Berdaya, YIS berharap para ibu rumah tangga mampu mandiri secara ekonomi lewat Gerakan kewirausahaan.

"Program ini merupakan hasil kolaborasi YIS dengan Bank Infaq MRBJ dan Gemawira. Bersama Gemawira, kami telah memberdayakan ribuan perempuan, termasuk di wilayah Bintaro," kata Sandiaga Uno pada Kamis (15/1/2026).

"Tujuannya agar emak-emak bisa memulai usaha melalui produk klappertaart dan buko pandan," tambahnya.

Ia menambahkan, program tersebut tidak berhenti pada pelatihan semata. 

Peserta juga akan mendapatkan pendampingan lanjutan serta dukungan permodalan. 

"Supaya jadi modal awal emak-emak bisa berdaya dan bangun kemandirian," imbuhnya.

Hal senada disampaikan Ketua Gemawira, Diantri Lapian. 

Menurutnya, pelatihan ini dirancang agar para peserta memiliki keterampilan sekaligus variasi produk yang dapat dijadikan pilihan dalam mengembangkan usaha rumahan.

"Harapan kami, setelah mengikuti pelatihan ini, ibu-ibu dapat langsung memulai usaha dari produk yang telah diajarkan sehingga memperoleh pendapatan dan kemandirian ekonomi," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bank Infaq Masjid Raya Bintaro Jaya, Eva Syarief menuturkan kolaborasi ini bertujuan menciptakan lapangan usaha baru bagi ibu rumah tangga. 

Baca juga: Anggota DPR Ingatkan CSR BUMN Pascabencana di Sumatera Harus Dorong Kemandirian Ekonomi Warga

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved