Polisi akan Gelar Perkara Ungkap Penyebab Kematian Satu Keluarga di Warakas Jakarta Utara
Kasus tewasnya satu keluarga di Warakas masih misterius. Polisi menunggu hasil toksikologi dan akan menggelar perkara memastikan penyebab kematian
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyebab kematian satu keluarga yang tewas di rumah kontrakan Warakas, Jakarta Utara belum terkuak.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan gelar perkara akan dilakukan guna mengungkap penyebab pasti kematian satu keluarga.
Menurutnya, gelar perkara dilaksanakan oleh Satreskrim Polres Metro Jakarta Utara.
"Gelar perkara bersama Labfor dan Dokfor untuk membahas temuan fakta di TKP, hasil otopsi, dan hasil uji laboratoris, guna menyimpulkan penyebab kematian para korban," jelasnya kepada wartawan Jumat (16/1/2026).
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab kematian ketiganya.
"Untuk penyebabnya masih dianalisa," kata Onkoseno.
Baca juga: Polda Metro Bongkar Lab Etomidate di Jakut, Dikendalikan dari Luar Negeri
Ia menyebut alasan belum terungkapnya penyebab kematian para korban yakni karena masih menunggu hasil pemeriksaan toksikologi dari kedokteran forensik.
"Iya (masih menunggu hasil toksikologi), itu belum tahu kapan keluar dan bisa diungkap," ucapnya.
Meski begitu, Onkoseno mengatakan pihaknya tetap berkomitmen untuk melakukan penyelidikan mendalam untuk membuat kasus tersebut terang benderang.
Untuk informasi, warga di Jalan Warakas VIII Gang 10, Tanjung Priok, Jakarta Utara digegerkan dengan ditemukannya tiga orang tewas di sebuah rumah kontrakan pada Jumat (2/1/2025).
Tiga orang tewas itu diketahui yakni seorang ibu bernama Siti Solihah (50) serta dua anaknya Afiah Al Adilah Jamaludin (27) dan Adnan Al Abrar Jamaludin (13).
Selain korban tewas, terdapat satu anak Siti Solihah lainnya yang menjadi korban selamat dalam peristiwa itu.
Anak itu ditemukan masih bernyawa namun dalam kondisi kritis yang di mana saat ini tengah menjalani perawatan medis.
Adapun jasad satu keluarga itu pertama kali ditemukan oleh anak Siti lainnya yang baru pulang kerja. Saat membuka rumah, ia pun kaget dan langsung berteriak meminta pertolongan.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Utara Ipda Maryati Jonggi membenarkan kejadian tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/olah-tkp-satu-keluar-tewas-di-warakas.jpg)