Ramadan 2026
Selama Ramadan, Masjid Istiqlal Gelar Kegiatan Rutin: Bukber sampai Kursus Bahasa
Masjid Istiqlal akan menggelar kegiatan rutin sepanjang bulan Ramadan, yang akan dimulai pada Kamis, 19 Februari 2026.
Ringkasan Berita:
- Masjid Istiqlal gelar rangkaian kegiatan Ramadan mulai 19 Februari 2026.
- Salat tarawih, qori internasional, Nuzulul Quran hingga buka puasa ribuan jemaah.
- Pengamanan diperketat dengan 400 CCTV berteknologi pemindai biometrik.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Masjid Istiqlal Jakarta akan menggelar kegiatan rutin sepanjang bulan Ramadan, yang akan dimulai pada Kamis, 19 Februari 2026.
Rangkaian kegiatan tersebut seperti salat tarawih 20 rakaat dan 3 rakaat witir, pembacaan ayat-ayat Al-Qur'an oleh qori-qori internasional, ceramah berupa kuliah tujuh menit alias kultum menjelang waktu buka puasa.
Ceramah dan kultum ini akan diisi oleh tokoh penceramah kondang.
"Khusus untuk bulan suci Ramadan ini teman-teman perlu saya sampaikan, Insya Allah kita akan ada beberapa kegiatan yang rutin," kata Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar dalam konferensi pers, di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026).
Selain itu Masjid Istiqlal juga akan menggelar Nuzulul Quran yang bisa diikuti oleh negara - negara MABIMS alias Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura.
Kemudian Masjid Istiqlal juga akan menggelar buka puasa bersama. Pada akhir pekan yakni Jumat, Sabtu dan Minggu disediakan 7.000-10.000 nasi kotak untuk jemaah. Sementara hari kerja disediakan 4.000-5.000 nasi kotak.
Kegiatan sosial lain juga diselenggarakan, seperti kursus bahasa Inggris, bahasa Mandarin, bahasa Arab, Persia, Prancis, Ibrani, Aramaik dan bahasa Indonesia khusus bagi orang-orang asing.
Baca juga: Masjid Istiqlal Dijaga 400 CCTV Biometrik: Kenali Wajah hingga Hitung Jemaah
Jemaah yang mau ikut kursus tidak dipungut biaya alias gratis.
"Semuanya insya Allah free ya. Dan ternyata pesertanya banyak. Dan tidak tanggung-tanggung, native yang mengajar."
"Kita datangkan dari China untuk mengajar bahasa Cina di sini, jadi anak-anak kita di sini sudah bisa bahasa Cina sehari-hari, dan di samping bahasa Inggris, kemudian bahasa Arab," kata dia.
Kegiatan rutin lain semisal iktikaf juga digelar dimulai 10 hari terakhir Ramadan. Tidak cuma itu, Masjid Istiqlal juga memiliki kegiatan untuk anak-anak kecil seperti berdongeng.
Guna mengawasi setiap aktivitas dan menjaga keamanan, Masjid Istiqlal telah memasang sekitar 400 CCTV dengan teknologi pemindai biometrik.
"Jadi kamera itu biometrik. Dan itu bisa ketahuan KTP-nya di mana, jadi tinggal panggil orangnya," kata Nasaruddin. (*)