Senin, 1 Juni 2026

Longsor di TPST Bantargebang

Longsor Gunung Sampah di TPST Bantargebang Bekasi, Empat Orang Ditemukan Tewas

Empat orang ditemukan tewas akibat longsor gunung sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Tayang:
Editor: Adi Suhendi
TribunBekasi.com/Dok Tim SAR Bekasi
LONGSOR BANTARGEBANG - Proses evakuasi korban longsor sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Minggu (8/3/2026). Empat orang ditemukan tewas. 

Ringkasan Berita:
  • Korban merupakan sopir truk dan penjaga warung
  • Korban dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi
  • Sopir truk ditemukan tewas di dekat kendaraannya

TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - Empat orang ditemukan tewas akibat longsor gunung sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.

TPST Bantargebang diketahui milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Sampai saat ini korban yang ditemukan meninggal dunia ada empat orang," kata Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro di lokasi, Minggu (8/3/2026).

Hingga kini belum diketahui identitas korban yang ditemukan tewas.

Namun, keempat korban diketahui merupakan sopir truk pengangkut sampah.

Baca juga: Longsor Gunung Sampah di Bantargebang Bekasi, Truk Nyaris Terjun ke Kali

Saat ini, keempat jenazah korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi.

"Belum tahu identitasnya. Baru saja ini tadi jenazah keempat diangkat ya. Tertimbun posisinya, itu pengemudi kendaraan, ditemukannya di dekat kendaraannya," jelasnya.

Identitas Korban

Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari mengatakan, sebelumnya mengungkap tiga korban yang ditemukan meninggal dunia.

Mereka di antaranya Enda Widayanti (25), Sumine (60), dan Dedi Sutrisno.

Baca juga: Menteri LH Sentil Pemprov Jakarta Tak Serius Atasi Sampah: Kirim 8.000 Ton Per Hari ke Bantargebang

"Korban jiwa ada tiga orang. Korban Enda dan Sumine merupakan pemilik warung. Sementara Dedi merupakan sopir truk," ujar Desiana saat dikonfirmasi, Minggu (8/3/2026).

Desiana menjelaskan, longsor itu juga membuat sejumlah kendaraan truk tertimbun sampah.

Meski begitu, pihaknya masih melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah korban pasti akibat longsor tersebut.

"Masih banyak kendaraan truk sampah yang tertimbun dan warung di lokasi area. Untuk sementara sedang dilakukan pendataan jumlah korban," jelasnya.

Video peristiwa longsor di TPST Bantargebang sempat viral di media sosial.

Dalam video yang beredar terlihat satu truk kendaraan truk sampah nyaris memasuki aliran kali yang berada di sekitar TPST.

Sesuai Minatmu
Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved