Rabu, 29 April 2026

4 Orang Tewas Akibat Longsor TPST Bantargebang Bekasi, Truk Sampah dan Warung Tertimbun

Longsor di TPST Bantargebang, Bekasi, Minggu (8/3/2026) menimbun truk dan warung, menewaskan empat orang serta memicu evakuasi besar-besaran.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Longsor terjadi di zona 4 TPST Bantargebang saat puluhan truk mengantre, menimbun beberapa kendaraan dan sebuah warung.
  • Empat orang tewas, termasuk sopir truk dan pemilik warung.
  • Proses evakuasi masih berlangsung dengan bantuan alat berat, dan penyebab longsor belum dapat dipastikan.

 

TRIBUNNEWS.COM - Krisis pengelolaan sampah nasional kembali tersorot setelah gunungan sampah di TPST Bantargebang longsor dan menewaskan sejumlah orang pada Minggu (8/3/2026).

Insiden di tempat pembuangan sampah terbesar di Indonesia itu menjadi pengingat risiko besar dari penumpukan jutaan ton limbah perkotaan yang selama ini masih bergantung pada sistem landfill.

Longsor terjadi di zona 4 Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Minggu (8/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Gunungan sampah ambruk di zona 4 menimbun beberapa truk sampah dan sebuah warung.

Saat kejadian puluhan truk sampah sedang mengantre untuk membuang muatan.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, mengatakan korban meninggal akibat longsor TPST Bantargebang ada empat orang yakni sopir truk serta penjaga warung.

"Belum tahu identitasnya. Baru saja ini tadi jenazah keempat diangkat ya. Tertimbun posisinya, itu pengemudi kendaraan, ditemukannya di dekat kendaraannya," ungkapnya.

Jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi.

TPST Bantargebang adalah tempat pengolahan sampah terpadu terbesar di Indonesia dengan luas sekitar 110,3 hektare.

Fasilitas ini menampung sampah dari DKI Jakarta dengan volume rata-rata 7.500–8.000 ton per hari.

Baca juga: Longsor Gunung Sampah di TPST Bantargebang Bekasi, Empat Orang Ditemukan Tewas

Sebelumnya, Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, menjelaskan tiga korban meninggal yang telah teridentifikasi yakni Enda Widayanti (25), Sumine (60) dan Dedi Sutrisno. 

"Korban Enda dan Sumine merupakan pemilik warung. Sementara Dedi merupakan sopir truk," tuturnya, dikutip dari TribunJakarta.com.

Pihaknya masih melakukan pendataan untuk mengungkap jumlah korban pasti akibat longsor.

"Masih banyak kendaraan truk sampah yang tertimbun dan warung di lokasi area. Untuk sementara sedang dilakukan pendataan jumlah korban," tukasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved