Ancaman Krisis Energi
Antrean Panjang Sepeda Motor di SPBU Jaksel, Warga Bukan Panic Buying Tapi Khawatir Harga BBM Naik
Pantauan di sejumlah SPBU Jakarta menunjukkan antrean di beberapa titik, tetapi umumnya masih tergolong normal dan bukan karena panic buying.
Ringkasan Berita:
- Isu kenaikan harga BBM per 1 April 2026 mencuat akibat dampak konflik Timur Tengah yang memicu lonjakan harga minyak dunia, namun belum ada kepastian resmi dari pemerintah.
- Pantauan di sejumlah SPBU Jakarta menunjukkan antrean di beberapa titik, tetapi umumnya masih tergolong normal dan bukan karena panic buying, melainkan aktivitas rutin masyarakat.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Konflik yang terjadi di Timur Tengah menimbulkan dampak yang cukup signifikan khususnya gejolak pada harga minyak dunia.
Akibatnya, muncul isu-isu khususnya di Indonesia sendiri yang menyebutkan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang akan naik akibat penyesuaian harga pada 1 April 2026 mendatang.
Wartawan Tribunnews.com pun mencoba mengamati sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina yang berada di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.
Dari pantauan sekira pukul 23.38 WIB, terjadi antrean yang cukup panjang di SPBU Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan baik di bagian BBM bersubsidi maupun non-subsidi seperti Pertamax.
Hedi, seorang warga Tebet, Jakarta Selatan yang baru saja mengisi bensin di SPBU tersebut mengaku belum mengetahui secara pasti soal isu kenaikan BBM tersebut.
"Kalau soal isu BBM naik sih udah baca-baca di media sosial ya dampak itu (konflik timur tengah). Tapi kalau soal antrean, di pom sini emang antre terus," kata Hedi ketika ditemui, Senin malam.
Ia rela mengantre malam ini karena memang tidak mau kerepotan ketika berangkat bekerja bekerja esok hari. Apalagi, disebutnya, jalur ia kerja jarang ditemui SPBU.
Selain itu, Tribunnews.com juga mencoba mengamati SPBU Pertamina yang berada di kawasan Mampang, Prapatan, Jakarta Selatan.
Antrean juga terlihat mengular khususnya di bagian sepeda motor. Ada belasan pengendara yang terlihat mengantre untuk mengisi bahan bakar sepeda motornya.
Namun, sama dengan di SPBU Jalan Gatot Subroto, mayoritas pengendara mengatakan jika pom bensin itu memang selalu antre.
Penampakan berbeda justru terlihat di SPBU Pertamina di Jalan Raya Pasar Minggu tepatnya di dekat Monumen Patung Dirgantara atau Patung Pancoran, Jakarta Selatan.
Di sana, terpantau sepi tanpa adanya antrean yang mengular. Hanya ada beberapa sepeda motor yang menunggu gilirannya untuk mengisi bahan bakar jenis Pertamax.
Seorang petugas SPBU, Sugeng pun belum bisa mengamini soal isu kenaikan harga BBM tersebut saat ini. Harga, disebutnya masih disesuaikan dengan harga yang lama.
"Sekarang sih (harga) masih sama kayak kemarin. Namanya isu kan bisa bener, bisa enggak. Coba aja tunggu sampai besok malam (Selasa malam)" ucap Sugeng.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/antrean-di-spbu-mampang.jpg)