Jumat, 24 April 2026

Jakarta Tetap Motor Ekonomi, Distribusi Barang Jadi Penopang UMKM

Jakarta tetap jadi pusat ekonomi RI, dorong e-commerce USD120 miliar. DHL buka layanan baru dukung logistik dan UMKM digital

Tribunnews/Jeprima
DISTRIBUSI BARANG - Aktivitas bisnis dan logistik di Jakarta meningkat seiring pertumbuhan e-commerce dan ekspor impor yang terus berkembang pesat Tribunnews/Jeprima 
Ringkasan Berita:
  • Jakarta tetap jadi pusat ekonomi nasional dengan kontribusi besar ke PDB. 
  • Lonjakan e-commerce hingga USD120 miliar dorong kebutuhan logistik. 
  • DHL hadirkan layanan baru dukung UMKM dan bisnis global.

RIBUNNEWS.COM, JAKARTA - DKI Jakarta terus memperkuat posisinya sebagai pusat utama pertumbuhan ekonomi nasional, didukung oleh konektivitas tinggi serta kepadatan pusat komersial yang menjadikannya barometer ekonomi Indonesia.

DKI Jakarta tercatat menyumbang lebih dari 16 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional dan tetap tumbuh di atas rata-rata nasional.

Meski ibu kota administratif telah dipindahkan ke Ibu Kota Nusantara, Jakarta masih menjadi hub utama ekonomi dan perdagangan internasional.

Kondisi ini turut mendorong pesatnya aktivitas e-commerce lintas batas yang kini diperkirakan mencapai nilai pasar hingga USD 120 miliar. 

Tingginya adopsi digital serta permintaan ekspor dan impor menjadi faktor utama penggerak pertumbuhan tersebut.

Seiring tren itu, sektor pengiriman internasional diproyeksikan tumbuh dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) sebesar 5,99 persen sepanjang periode 2026–2031. 

Hal ini menunjukkan meningkatnya kebutuhan terhadap layanan logistik yang cepat dan andal.

“Banyak pelanggan saat ini melakukan pengiriman ke berbagai tujuan, mulai dari ekspor sampel dan barang jadi, impor barang bernilai tinggi, hingga pengiriman domestik ke kota-kota besar di Indonesia,” ujar Ahmad Mohamad, Senior Technical Advisor DHL Express Indonesia, Selasa (31/3/2026).

Baca juga: Diimbau Tak Perlu Panik karena BBM Tidak Naik, Warga Tetap Serbu SPBU di Jakarta hingga Surabaya

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, pihaknya pun memperluas akses layanan dengan membuka service point baru di kawasan Jakarta Selatan. 

Tentu, pemilihan lokasi ini karena dinilai strategis karena berada di koridor bisnis yang dinamis.

Fasilitas tersebut ditujukan untuk mendukung aktivitas pengiriman ekspor, impor, dan domestik, khususnya yang didorong oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Service point ini juga menyasar berbagai segmen pengguna, mulai dari penjual online, pekerja kreatif, hingga pelanggan korporasi yang membutuhkan layanan pengiriman berbasis global.

Dengan lokasi yang dekat dengan kawasan perkantoran, fasilitas ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem bisnis modern, termasuk komunitas ekspatriat dan pelaku usaha digital yang terus berkembang di Jakarta Selatan.

Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa Jakarta tetap menjadi pusat aktivitas ekonomi dan logistik nasional, seiring meningkatnya kebutuhan layanan pengiriman di era digital.

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved