Jumat, 24 April 2026

SPBE Cimuning Bekasi Kebakaran

Korban Kebakaran Gudang Gas Elpiji Cimuning Bekasi jadi 17 Orang

Kebakaran akibat ledakan di SPBE Cimuning, Bekasi, membuat 17 orang terluka, sebagian dengan luka bakar parah hingga di atas 50 persen.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Wahyu Aji
TribunBekasi.com/Rendy Rutama
KEBAKARAN SPBE- Palang Merah Indonesia (PMI) mencatat sementara ada 12 orang menjadi korban akibat kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang berlokasi di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, Rabu (1/4/2026) malam. 

Ringkasan Berita:
  • Kebakaran akibat ledakan di SPBE Cimuning, Bekasi, membuat 17 orang terluka, sebagian dengan luka bakar parah hingga di atas 50 persen.
  • Api menghanguskan area sekitar 2.000 m⊃2;, merusak rumah warga, kios, kendaraan, dan fasilitas SPBE, dengan mayoritas korban merupakan warga sekitar.
  • Polisi dan tim Labfor masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran, sementara korban mendapat perawatan medis dan penanganan melibatkan berbagai pihak.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Insiden kebakaran yang diakibakan ledakan gudang gas elpiji SPBE di Cimuning, Bekasi membuat belasan orang mengalami luka. 

Kapolres Metro Kota Bekasi Kombes Kusumo Wahyu Bintoro menyampaikan total 17 orang menjadi korban atas peristiwa tersebut.

Menurutnya tingkat luka bakar sebagian korban cukup parah.

"Kami turut prihatin dengan bagaimana kondisi korban ya tadi kita sudah menengok ke rumah sakit di mana data sementara ada 17 korban dan ada beberapa yang lukanya sampai di atas 50 persem," kata Kombes Kusumo kepada wartawan, Kamis (2/4/2026).

Korban saat ini masih mendapatkan penanganan medis secara intensif.

"Mudah-mudahan masih bisa diberikan kesembuhan," harap Kapolres.

Ia menyebut, sebagian korban sudah diperbolehkan menjalani rawat jalan.

Dari total korban, mayoritas merupakan warga sekitar lokasi kejadian, sedangkan pekerja SPBE hanya dua hingga tiga orang.

"Dari pekerja ada dua atau tiga orang, sementara yang lainnya dari masyarakat," ucap dia.

Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan.

Tim laboratorium forensik (Labfor) telah diterjunkan untuk melakukan pendalaman di lokasi.

Pihak kepolisian masih memerlukan waktu untuk menyimpulkan penyebab pasti kebakaran.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menuturkan kronologis kejadian insiden kebakaran pada Rabu (1/4/2026) pukul 21.15 WIB.

Kebakaran itu akibat ledakan gas di SPBE PT Indogas Andalan Kita, Jalan Raya Cinyosok, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi yang merembet ke area sekitar. 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved