Fakta-fakta 4 Pekerja Proyek Tewas di Jagakarsa, Polisi Usut Dugaan Tindak Pidana
Empat pekerja bangunan ditemukan tewas di sebuah proyek gedung bertingkat di Jalan TB Simatupang, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Ringkasan Berita:
- Empat pekerja bangunan ditemukan tewas di sebuah proyek gedung bertingkat di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.
- Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi mengatakan, terdapat tiga orang lainnya yang mengalami sesak napas.
- Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Chepy Rusmanto mengatakan, jenazah keempat korban dibawa ke RS Polri untuk keperluan autopsi.
TRIBUNNEWS.COM - Sebanyak empat pekerja bangunan ditemukan tewas di sebuah proyek gedung bertingkat di Jalan TB Simatupang, Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (3/4/2026).
Identitas keempat korban, yakni Yana Nugraha (32), Mawi (62), Tatang Sonjaya (63), dan Muhammad Fauzi (19).
Berikut sejumlah fakta dalam kejadian ini yang dirangkum oleh Tribunnews.com.
1. Kronologi Kejadian
Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi menyatakan, peristiwa itu terjadi pada sekitar pukul 10.00 WIB.
"Empat korban meninggal dunia sudah dibawa ke RS Fatmawati," ucap Nurma, Jumat.
Nurma menyebut, peristiwa ini berawal saat mandor proyek memerintahkan sejumlah pekerja bangunan untuk menguras glonteng atau tempat penampungan air yang berada di basement.
Glonteng tersebut berukuran panjang enam meter dan memiliki kedalaman tiga meter yang disekat menjadi dua bagian.
"Menurut keterangan saksi-saksi selaku pekerja di proyek, mandor memerintah pekerja bangunan untuk menguras tempat glonteng yang berada di basement," ungkap Nurma.
Akan tetapi, para korban tiba-tiba terjatuh hingga terperosok ke dalam glonteng.
Beberapa rekan kerja korban sempat berusaha melakukan pertolongan dengan turun ke bawah glonteng.
"Pada saat evakuasi korban, saksi merasakan hawa panas di sekitar Glonteng," ujar Nurma.
Baca juga: Niat Tolong Teman, 4 Pekerja Proyek di Jagakarsa Tewas Tercebur ke Ground Tank
Para korban sempat dibawa ke RS Pasar Rebo untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun, keempat nyawa korban tak tertolong.
"Setiba di RS, korban dinyatakan telah meninggal dunia oleh dokter UGD RS Pasar Rebo," ucap Nurma.
2. Tiga Orang Sesak Napas