Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Update Daftar 3 Korban Tewas & 50 Korban Luka Kecelakaan KA yang Dievakuasi ke RSUD Bekasi
RSUD Bekasi menerima 3 orang korban tewas dan 50 korban luka akibat kecelakaan kereta api antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL, Senin malam.
Ringkasan Berita:
- RSUD Bekasi menerima 3 orang korban tewas dan 50 korban luka akibat kecelakaan kereta api antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL tujuan Cikarang, Senin (27/4/2026) malam.
- Jumlah tersebut setelah dilakukan pendataan oleh pihak rumah sakit sesuai dengan jumlah pasien yang masuk usai kecelakaan maut itu terjadi.
- Daftar nama para korban ditulis di bagian depan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Bekasi untuk memudahkan para keluarga mencari sanak kerabatnya.
TRIBUNNEWS.COM, BEKASI - RSUD Bekasi menerima 3 orang korban tewas dan 50 korban luka akibat kecelakaan kereta api antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL tujuan Cikarang, Senin (27/4/2026) malam.
Jumlah tersebut setelah dilakukan pendataan oleh pihak rumah sakit sesuai dengan jumlah pasien yang masuk usai kecelakaan maut itu terjadi.
Baca juga: Update Kecelakaan Kereta di Bekasi: 3 Meninggal, 29 Korban Luka Dievakuasi, Sebagian Masih Terjepit
Adapun daftar nama para korban ditulis di bagian depan tepatnya pada Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Bekasi untuk memudahkan para keluarga mencari sanak kerabatnya.
Pantauan Tribunnews.com, sejumlah orang berbondong-bondong datang ke RSUD Bekasi sejak pukul 22.30 WIB tadi malam.
Tangisan dan teriakan pun saling bersahutan di bagian ruangan IGD RSUD Bekasi.
Selain itu, suara sirine dari mobil ambulans terus terdengar sambil membawa korban yang dievakuasi.
Berikut daftar nama korban luka maupun korban tewas dalam insiden yang dievakuasi ke RSUD Bekasi:
Data 3 korban tewas
- Nuryati (P) 9 Oktober 1963 (pulang)
- Enggar Retno (P) 14 Maret 1991
- Nurlaela (P) 17 Mei 1986 (pulang)
Data korban luka:
- Desvita (P) 1 Januari 1970
- Ahmad Nur Syahril (L) 25 Oktober 1997
- Subur Sagita (L) 5 Maret 1975
- Shovy Salsabila (P) 27 Mei 2001
- Siti Maryam (P) 11 Maret 1989
- Rivan Mandar (L) 14 Desember 1993
- Αnggita R. Utami (P) Oktober 1989
- Hari Septiansah (L) 28 September 1998
- Dwi Apriliana (P) 26 April 1996
- Ratri Intan A (P) 18 Mei 1999
- Andi Saputra (L) 27 April 1996 (pulang)
- Sausan Sarifah (P) 14 Desember 1996
- Dinasti Kusuma W (P) 25 Oktober 2001
- Yuliana (P) 27 April 1996
- Ira Indira Putri (P) 23 Desember 1996
- Heri Septiansyah (L) 27 April 1996
- R. Rustiati (P) 8 September 1970
- Amalia Hasanah Ulfa (P) 15 November 1994
- Vira Oktaviani Putri (P) 29 Oktober 1998 (rujuk RS Mitra Plumbon)
- Yuliana Nur Pratama (P) 19 Juli 2001 (rujuk RS Siloam).
- Nuryati (P) 7 Januari 1985
- Nuriah Indah Rahmati (P) 9 Oktober 2004
- Fitria Husni (P) 11 Maret 2000
- Anggita (P) 3 Oktober 1989
- Leni Julianti (P) 30 Juli 1992
- Purwanti (P) 26 Maret 1972
- Yunita Endang (P) 29 September 1984
- A. Regita (P) 5 April 1997
- Subandi (L) 1 April 1984
- Muchlis (L) 27 April 1996
- Riki (L) 27 April 2001
- Alivia (P) 22 April 2001
- Dewi Sagita (P) 13 Desember 1996
- Stefani Sofia (P) 27 April 2004
- Eri Rustiati (P) 8 September 1970
- Ester R. Guguk (P) 27 November 1998
- M. Anwar (L) 27 April 1996
- Laili (L) 11 November 1999
- Rivan (L) 27 April 1994
- Ayunda R (P) 12 Juni 2001
- Mustika Ayu Pujiana (P) 11 September 1982
- Suryati (P) 5 April 1975
- Evi (P) 17 Oktober 1973
- Shofie (P) 27 Mei 2001.
- Iie Suwendi (L) 1 April 1984
- Dewi Suryani (P) 12 September 1990
- Despita (P) 16 Desember 1977
- Choirunnisa R (P) 10 Desember 2000
- Rista Triana (P) 13 Januari 1991 (Pulang)
- Pamilang Rani Situmorang (P) 14 Desember 1993
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/tabrakan-kereta-api-lokomotif-Argo-Bromo-Anggrek-KRL-Commuter-Line-Stasiun-Bekasi-Timur.jpg)