Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Gerbong KRL yang Ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur Mulai Dievakuasi
Tim gabungan evakuasi gerbong nomor 10 kereta KRL Commuter Line yang ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Selasa (28/4/2026)
Ringkasan Berita:
- Tim gabungan melakukan evakuasi terhadap gerbong nomor 10 kereta KRL Commuter Line yang ditabrak oleh KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Selasa (28/4/2026) pagi.
- Tampak puluhan personel KAI yang dibantu TNI-Polri mulai menarik material KRL yang rusak.
- Para petugas menggunakan alat pengait otomatis yang dikaitkan kepada badan gerbong.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim gabungan dari KAI, TNI, dan Polri mulai melakukan evakuasi terhadap gerbong nomor 10 kereta KRL Commuter Line yang ditabrak oleh KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Selasa (28/4/2026) pagi.
Berdasarkan pantauan Tribunnews.com, tampak puluhan personel KAI yang dibantu TNI-Polri mulai menarik material KRL yang rusak.
Terlihat juga para petugas menggunakan alat pengait otomatis yang dikaitkan kepada badan gerbong.
Mereka menarik secara manual material gerbong.
Beberapa meter di depan kereta KRL tersebut tampak lokomotif rescue atau kereta api penolong yang akan digunakan untuk menarik gerbong yang tertabrak.
Baca juga: Tabrakan Antar Kereta Pernah Terjadi pada 2024, Gangguan Sinyal Juga Jadi Penyebab, Masinis Tewas
Proses evakuasi terhadap korban telah dihentikan oleh Basarnas.
Hingga saat ini awak media masih menunggu kabar terakhir dari Basarnas untuk mengetahui informasi mengenai korban.
Terakhir berdasarkan pantauan Tribunnews.com, tim gabungan dari Basarnas kembali mengevakuasi dua kantong jenazah.
Presiden Prabowo Pastikan Pemerintah Beri Kompensasi bagi Korban Kecelakaan Kereta
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mendatangi RSUD Kota Bekasi pada Selasa (28/4/2026) untuk menjenguk langsung para korban kecelakaan maut kereta api.
Kecelakaan pada Senin (27/4/2026) malam ini melibatkan KA Argo Bromo dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat dan menewaskan 7 orang serta puluhan lainnya luka-luka.
Dalam kunjungannya, Presiden memastikan seluruh korban akan mendapatkan kompensasi dari pemerintah.
Presiden Prabowo tiba di RSUD Bekasi didampingi oleh Mensesneg Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.
Kehadiran orang nomor satu di Indonesia ini bertujuan untuk memberikan dukungan moral sekaligus memastikan penanganan medis berjalan maksimal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/evakuasi-terhadap-gerbong-KRL-yang-ditabrak-agro-bromo-anggrek.jpg)