Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Kecepatan KA Argo Bromo Mencapai 110 Kilometer Per Jam saat Tabrak KRL di Bekasi Timur
Polisi ungkap KA Argo Bromo Anggrek melaju 110 km/jam saat tabrak KRL di Bekasi Timur, akibat korsleting taksi listrik.
Sementara itu, Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, menyampaikan bahwa hingga Selasa (28/4/2026) pagi, jumlah korban meninggal dunia mencapai 14 orang, sementara 84 lainnya mengalami luka-luka.
Seluruh korban meninggal telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi, sedangkan korban luka dirawat di sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi.
Pihak Green SM Indonesia menyatakan telah menyampaikan informasi kepada otoritas terkait dan mendukung penuh proses investigasi.
Perusahaan juga menegaskan komitmennya terhadap keselamatan operasional.
“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama kami. Kami berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan yang tinggi melalui sistem operasional, pengawasan, serta peningkatan layanan secara berkelanjutan,” tulis pernyataan resmi perusahaan.
Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan oleh pihak berwenang guna mengungkap rangkaian kejadian secara menyeluruh.