Tribunners / Citizen Journalism
Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Kecelakaan KA Siapa yang Disalahkan?
kereta api (KA) dianggap sebagai salah satu moda transportasi darat paling aman karena memiliki jalur khusus terpisah, aturan keselamatan berlapis.

Benarkah KA sarana transportasi paling aman? Ketika pertanyaan itu saya tanyakan kepada google, jawabannya: “Ya, kereta api (KA) dianggap sebagai salah satu moda transportasi darat paling aman karena memiliki jalur khusus terpisah, aturan keselamatan berlapis, dan risiko kecelakaan lebih rendah dibandingkan transportasi jalan raya.”
Kita jangan cepat puas dengan jawaban ini karena di kalimat selanjutnya ada peringatan seperti ini: “ Meskipun demikian, keamanan maksimal tetap bergantung pada optimalisasi prasarana dan kepatuhan operasional untuk meminimalisir human error.”
Saat pertanyaan saya ganti, “Sarana transportasi apa yang paling aman?” jawabannya seperti yang kita duga: “Berdasarkan data statistik dan berbagai kajian keselamatan, pesawat terbang sering dianggap sebagai moda transportasi paling aman di dunia.”
Mari bandingkan dua moda transportasi itu berdasarkan AI Overview:
Pesawat Terbang: Pesawat dinilai paling aman karena standar keselamatan yang sangat tinggi, perawatan ketat, dan jarang mengalami kecelakaan.
Meskipun sering terdengar berita kecelakaan yang traumatis, secara statistik tingkat kematian per jarak tempuh jauh lebih rendah dibandingkan transportasi darat.
Kereta Api: Untuk jalur darat, kereta api adalah salah satu moda yang paling aman. Ini dikarenakan aturan keselamatan yang berlapis, infrastruktur khusus, dan minimnya gangguan lalu lintas dibandingkan jalan raya.
Paling banyak korban dan paling sering diberitakan
Jika pesawat terbang dan KA terbukti moda transportasi yang paling aman, mengapa bisa menimbulkan efek jera? Karena kecelakaan pesawat dan KA melekat di kepala kita, karena kecelakaan di dunia jenis moda transportasi itu yang paling sering diberitakan dan muncul di headline berita media aras utama. Itulah sebabnya dua kecelakaan ini yang paling sering kita dengar dan baca.
Jika datanya begitu meyakinkan mengapa kecelakaan KA terjadi dan terjadi lagi? Why? Anda benar. Human error. Titik! Kata ini menjadi alasan yang paling umum diberitakan saat terjadi kecelakaan lalu lintas. Mengapa? Karena manusia memang yang paling rentan melakukan kesalahan.
Tanpa menuduh siapa pun, Anda tentu hafal frasa ini sering berulang setiap kali kecelakaan terjadi. Benarkah manusia yang terus-menerus dijadikan kambing hitam? Saya alergi dengan frasa ini. Mengapa? Manusia bukan binatang, apalagi disamakan dengan kambing. Lebih parah lagi kambing yang warnanya hitam. Warna yang sering dikonotasikan dengan kejahatan dan horror.
Lima kecelakaan KA 5 tahun terakhir
Lewat penelusuran, inilah 5 kecelakaan KA dalam 5 tahun terakhir.
- Pertama, Kecelakaan KA Batubara di Muara Enim (2021).
- Kedua, Anjlokan KA Argo Semeru (Oktober 2023).
- Ketiga, Kecelakaan KA Brantas vs Truk Trailer (Juli 2023).
- Keempat, Tabrakan KA Turangga & KA Lokal Bandung Raya (Januari 2024).
- Kelima, Tabrakan KRL Commuter Line & KA Argo Bromo Anggrek (April 2026).
Jika dikerucutkan, paling tidak ada 3 kesalahan utama sehingga kecelakaan KA yang seharusnya paling aman kedua setalah pesawat.
Pertama, anomali sinyal, yaitu ketidaknormalan, keanehan, atau penyimpangan perilaku sinyal (jaringan, data, atau radio) dari standar baku atau pola normal yang diharapkan. Di mana faktor manusianya? Petugas—masinis maupun yang orang yang mengoperasikan sinyal—kurang akurat baik yang memberi maupun menerima sinyal bahaya.
Kedua, miskomunikasi antar petugas Pengatur Perjalanan Kereta Api dengan masinis yang menjalankan kereta.
Ketiga, kelalaian pihak ketiga, yaitu pemakai jalan raya yang melintas sembarangan, nekad menerobos mesipun palang KA sudah diturunkan dan kendaan mogok tepat di atas rel.
Trauma naik transportasi umum
Sumber: Tribunnews.com
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Evakuasi-Korban-Tabrakan-Kereta-di-Stasiun-Bekasi-Timur_20260428_085913.jpg)