12 Orang Masih Terjebak di Apartemen Mediterania yang Terbakar, Penghuni Beri Pesan Lewat Kertas
Api berhasil dipadamkan, tetapi asap tebal masih memenuhi area apartemen dan masuk ke unit-unit warga dan Pemadan Kebakaran masih lakukan evakuasi.
Ringkasan Berita:
- Pemadam kebakaran tengah melakukan evakuasi dengan menggunakan tangga darurat untuk menuju ke balkon unit penghuni apartemen.
- Sejumlah 12 penghuni apartemen dikabarkan masih terjebak di dalam gedung, sementara asap tebal masih menyelimuti area apartemen hingga ke dalam unit-unit warga.
- Salah satu penghuni yang berhasil dievakuasi mengatakan dirinya memberikan sinyal dari atas untuk memberitahu yang di bawah bahwa masih ada orang yang terjebak di dalam apartemen ketika kebakaran terjadi.
TRIBUNNEWS.COM - Apartemen Mediterania Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, mengalami kebakaran pada Kamis (30/4/2026) pagi ini.
Dari laporan Kompas TV, sejumlah 12 penghuni apartemen dikabarkan masih terjebak di dalam gedung, sementara asap tebal masih menyelimuti area apartemen hingga ke dalam unit-unit warga.
Sebagai catatan, data ini masih belum pasti dan bisa saja ada perubahan karena hingga saat ini evakuasi masih dilakukan.
Pemadam kebakaran tampak tengah melakukan evakuasi dengan menggunakan tangga darurat untuk menuju ke balkon unit penghuni apartemen.
Api berhasil dipadamkan, tetapi asap tebal masih memenuhi area apartemen dan masuk ke unit-unit warga.
Salah satu penghuni apartemen, Iwan, menceritakan bahwa sekitar pukul 08.00 WIB lampu tiba-tiba padam.
Namun, dirinya tidak mengira terjadi kebakaran karena di lantai 33, tempat unitnya berada, tidak merasakan apapun.
Baru sekitar pukul 08.20 WIB, kata Iwan, asap baru sampai ke lantai 33.
Karena melihat asap itu, Iwan kemudian mengevakuasi diri dan anaknya yang masih berumur 3,5 tahun melalui tangga darurat.
"Tapi cuma kuat sampai 5-6 lantai ke bawah karena sudah gelap, asap semua, dan napas susah. Saya bawa bayi, akhirnya saya mikir untuk lari ke atas lagi, lantai terakhir kan lantai 35, di lantai 35 itu ada lantai darurat, ada akses ke rooftop, tapi rooftopnya dikunci tidak bisa dibuka," ucapnya, Kamis, dikutip dari YouTube Kompas TV.
"Setelah rooftop tidak bisa dibuka, akhirnya saya balik lagi ke unit, nutup semua celah di bawah pintu di unit biar asap nggak masuk, terus semua jendela dibuka, saya dan anak mendekat ke koridor ke luar agar bisa dapat udara segar, itu saja yang kami lakukan," jelas Iwan.
Baca juga: Apartemen di Kawasan Tanjung Duren Jakbar Kebakaran, Penghuni Dievakuasi Pakai Tangga Darurat
Iwan kemudian memutuskan untuk memberikan sinyal dari atas untuk memberitahu yang di bawah bahwa masih ada orang yang terjebak di dalam apartemen ketika kebakaran terjadi.
"Saya beberapa kali buat sinyal ke bawah bahwa di atas ada yang terjebak, termasuk saya, akhirnya ditelpon dari bawah karena saya ngelempar banyak kertas dari atas, itu bisa dilihat ada tanda yang saya bikin, tanda oranye itu baju anak saya yang saya gantung," ujarnya.
Kertas dan baju yang Iwan lempar itu berisi nomornya, baru setelah itu pemadam kebakaran tiba di apartemen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kebakaran-Apartemen-di-Tanjung-Duren_3.jpg)