Harga Daging Ayam Naik dari Rp 35 Ribu Jadi Rp 40 Ribu Per Kg, Tin Pangkas Gaji 6 Pegawainya
Harga jual daging ayam mulai melonjak hingga Rp 40 ribu per kg. Pedagang ayam, Tin terpaksa pangkas gaji enam pegawainya.
Ringkasan Berita:
- Harga jual daging ayam mulai melonjak, terutama sekitar satu bulan terakhir.
- Tin, penjual ayam di Blok III Pasar Senen, Jakarta Pusat harus mengurangi gaji enam orang pegawainya.
- Harga ayam yang dijual Tin semula Rp 35 ribu kini naik hingga Rp 40 ribu per kilogram.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Harga jual daging ayam mulai melonjak, terutama sekitar satu bulan terakhir.
Setidaknya itu yang dirasakan oleh Tin, penjual ayam di Blok III Pasar Senen, Jakarta Pusat.
Dampaknya, Tin mau tidak mau harus mengurangi gaji enam orang pegawainya.
Baca juga: Satgas Pangan Polda Metro Jaya Sidak Pasar Koja Baru, Cek Harga Daging Ayam yang Sentuh Rp 50 Ribu
"Saya pengurangan (pegawai) enggak. Kita paling, mereka gajinya agak dikurangi," kata Tin kepada wartawaan, Selasa (9/6/2026).
Ia menyebut langkah ini jadi cara supaya para pegawainya tetap dapat bekerja dan dapat penghasilan bagi keluarga mereka.
"Iya lah, mereka itu kan butuh pengeluaran, begitu saja disiasatin," lanjut dia.
Harga ayam yang dijual Tin semula Rp 35 ribu kini naik hingga Rp 40 ribu per kilogram.
Sementara untuk ayam fillet naik dari Rp 40 ribu jadi Rp 50 hingga Rp 60 ribu per kilogram.
"Dari sebulan kemarin yang bikin lonjak-lonjak terus harganya," kata Suparna, salah satu pegawai Tin.
Para pembeli pun tak sedikit yang menyampaikan keluhannya kepada para penjual ihwal kenaikan harga.
Naik Sejak MBG
Kenaikan itu bertahap sejak dijalankannya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), perang Iran-Israel, hingga rupiah yang kian melemah.
"Kerasa ya, semenjak ada program MBG gitu ya," tutur Suparna.
"Semuanya, pokoknya naik semua. Enggak ada yang enggak naik. Sayuran naik, semua naik sayuran," lanjut dia.
Naiknya harga jual daging ayam membuat para pedagang juga mendapat keuntungan tipis.
Beda ketika harga ayam masih normal di angka Rp 25 hingga Rp 35 ribu per ekor.
"Harga 20, 35 kalau murah gitu, satu ekor," ucap Suparna.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Tin-Pedagang-Ayam-di-Pasar-Senen_1.jpg)