Majelis Perwakilan Rakyt Republik Indonesia

Booth Media di Acara Pelantikan Presiden

Kemeriahan prosesi pelantikan Presiden Joko Wdodo dan Wakil Presiden KH. Ma'ruf Amin, di Gedung Nusantara, komplek Parlemen Jakarta

Booth Media di Acara Pelantikan Presiden
MPR-RI
Ada empat media, masing-masing Rakyat Merdeka, Media Indonesia, Majalah Gatra dan Tempo, yang hadir untuk membagi-bagikan media yang dibuatnya kepada anggota MPR dan masyarakat 

TRIBUNNEWS.COM - Kemeriahan prosesi pelantikan Presiden Joko Wdodo dan Wakil Presiden KH. Ma'ruf Amin, di Gedung Nusantara, komplek Parlemen Jakarta, Minggu (20/10) tak bisa dilepaskan dari peran media. Ribuan personel awak media, meliput dan melaporkan peristiwa sakral tersebut, mulai dari pagi hari sebelum acara dimulai, hingga petang hari setelah pelantikan presiden dan wakil presiden selesai.

Namun, peran media memeriahkan hajatan lima tahunan, itu tak hanya dalam bentuk liputan. Tercatat ada empat media, masing-masing Rakyat Merdeka, Media Indonesia, Majalah Gatra dan Tempo, yang hadir untuk membagi-bagikan media yang dibuatnya kepada anggota MPR dan masyarakat yang ikut langsung dalam prosesi pelantikan Presiden dan wakil Presiden.

Baca: Dengar Pantun Bambang Soesatyo di Pelantikan Jokowi & Maruf, Ini Reaksi Prabowo-Sandi

Tak ayal, booth sederhana yang menampung keempat media itu, tak pernah sepi dari kerumunan. Secara bergantian, baik anggota MPR maupun anggota masyarakat datang untuk mendapatkan majalah dan koran, sebagai bahan bacaan.

Menurut petugas booth koran Rakyat Merdeka Isro' Eli Nugroho, pihaknya datang dengan empat tenaga bagian distribusi. Mereka membagi-bagikan koran kepada anggota MPR dan masyarakat yang menghampiri boothnya.

"Lebih dari 1000 koran kami bawa untuk dibagikan kepada pengunjung. Semoga kehadiran kami memberi makna yang baik untuk memeriahkan acara pelantikan presiden dan wakil presiden," kata Isro' menambahkan.

Baca: MPR RI Gelar Paripurna Pelantikan Presiden dan Wapres RI Masa Jabatan 2019-2024

Sementara Sujiono, penjaga booth Majalah Tempo mengatakan, agar bisa ikut meramaikan acara tersebut, pihaknya sudah tiba ditempat acara sejak pukul 05.00 WIB. Itu dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan sulitnya masuk ke lokasi komplek parlemen. Terlebih karena kedatangannya ke komplek MPR juga memerlukan waktu untuk membongkar barang.

"Kami sengaja datang sepagi mungkin agar mudah melakukan bongkar muatan, meski ternyata hingga jam 08.00 wib, mobil masih dibolehkan untuk masuk," kata Sujiono menambahkan. (*)

Editor: Content Writer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved