Selasa, 7 April 2026

Bentrok di PN Jaksel

Polri Akui Kecolongan Antisipasi Rusuh Ampera

Mabes Polri akhirnya mengakui lengah mengantisipasi aksi bentrokan antar dua kelompok warga di depan

Penulis: Vanroy Pakpahan
Editor: Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mabes Polri akhirnya mengakui lengah mengantisipasi aksi bentrokan antar dua kelompok warga di depan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera, Jakarta.

"Mau nggak mau kita mengakui adanya kekurangan (sigap mengantisipasi
kerusuhan) itu. Kita terlalu fokus (mengamankan) di dalam (areal
pengadilan). Nggak tahunya, yang diluar (pengadilan) yang terjadi (kerusuhan)," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Pol Iskandar Hasan di Mabes
Polri, Jakarta, Kamis (30/9/2010).

"Tugas pokok kita mengamankan sidang, sehingga lingkaran dalam sidang
itu, itu yang diamankan lebih utama. Tahu-tahunya ada yang nyelonong
begini," katanya lagi.

Mantan Kapolda Bangka Belitung ini juga mengakui polisi lamban bertindak dalam melerai bentrokan tersebut. "Ya kita akui kita agak
lamban. Ya ini jadi bahan evaluasi kita. Semua pihaklah," tegasnya.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang lagi, Polri mengimbau agar masing-masing pihak yang terlibat dalam kerusuhan kemarin, untuk dapat menahan diri ke depannya.

"Kita juga akan tegakkan hukum. Yang salah ya salah, semuanya akan
sesuai dengan aturan hukum," paparnya.
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved