Korupsi APBD Langkat
Anton Medan: Saya Yakin Syamsul Orang Baik
Tan Hok Liang, alias Anton Medan mengatakan bahwa sosok Syamsul Arifin, tersangka kasus dugaan korupsi APBD Langkat, yang kini ...
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tan Hok Liang, alias Anton Medan mengatakan bahwa sosok Syamsul Arifin, tersangka kasus dugaan korupsi APBD Langkat, yang kini ditempatkan di Rumah Tahanan (Rutan) Salemba, adalah sosok pemimpin yang dinilainya baik.
Ia mengakui, meski sudah lama tinggal di Jakarta, namun mantan napi kakap, yang juga menjadi bandar judi beromzet miliaran rupiah pada dekade 1990-an tersebut masih menganggap dan mengakui Syamsul sebagai pemimpin, khususnya bagi orang Sumatra sepertinya.
"Sejak dulu sudah kenal, dan mereka (Syamsul) kalau datang, menginap di pesantren saya. Dia pimpinan kita di Sumatera," ujar Anton saat berkunjung ke Rutan Salemba, siang ini. Minggu (24/10/2010).
Anton meyakini, sosok Syamsul yang ramah dan pandai bergaul dengan sesama merupakan pribadi yang baik dan jarang berurusan dengan persoalan hukum. Pemilik nama asli Tan Hok Liang tersebut mengatakan, setiap manusia tentu tak luput dari kesalahan.
Akan tetapi, manusia yang mau memperbaiki kesalahan dan belajar dari kesalahannya adalah yang terbaik.
"Manusia yang tebaik adalah saat dia punya salah lalu dia sadar, dia bertaubat. Banyak orang yang memulai dengan baik, tapi yang berakhir dengan baik, itu sulit. Saya yakin bahwa beliau (Syamsul) manusia yang baik," ujar Anton.
Anton mengaku, kedatangannya ke Rutan Salemba sebagai wujud dukungan dan dorongan moril bagi Syamsul agar selalu tabah dalam menjalani hari-harinya di tahanan. Tak hanya itu, sebagai orang Sumatera, ia mengaku kedatangannya juga sebagai ajang silaturahmi sekaligus upaya menghormati tokoh masyarakat adat daerahnya.
"Kalau orang kenyang kita kasih makan, nggak ada pahalanya. Tapi kalau orang dalam kesulitan kita kasih motivasi, kita datang setidak-tidaknya ada nilai pahalanya. Kasih semangat lah. Soal salah nggaknya, Allah yang tahu. Nanti pengadilan juga yang memprosesnya," ujar pimpinan Ponpes At-Taibin, di Kampung Bulak Rata, Desa Pondok Rajeg, Cibinong, Bogor tersebut.