Senin, 13 April 2026

Gayus Keluar Penjara

Demokrat Ingatkan Kapolri Kasus Gayus Sudah Tradisi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat (DPP PD), Anas Urbaningrum mengapresiasi langkah Kapolri Jendral Polisi Timur Pradopo

Penulis: Rachmat Hidayat
Editor: Tjatur Wisanggeni
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rachmat Hidayat

JAKARTA, TRIBUNNEWS.COM -- Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat (DPP PD), Anas Urbaningrum mengapresiasi langkah Kapolri Jendral Polisi Timur Pradopo yang memproses anggotanya menyalahi aturan dan menerima suap atas lolosnya Gayus Tambunan dari Rutan Mako Brimob. Anas meminta sanksi tegas dan keras diberikan.

"Sanksinya harus tegas dan keras agar punya efek jera dan tidak menjadi penyakit menular. Kasus seperti Gayus bukan perkara baru. Bahkan, menjadi semacam tradisi," tandas Anas Urbaningrum kepada tribunnews, Jumat (12/11/2010).

Ditegaskan, ketegasan sikap Kapolri Jendral Polisi Timur Pradopo, akan menjadi terapi yang efektif dan sekaligus sebagai tradisi baru yang harus dibangun.

"Jika Kapolri tidak berusaha membangun tradisi baru yang lebih baik, citra polisi di mata masyarakat akan semakin merosot. Kapolri jangan hanya fokus pada Gayus karena sangat mungkin Gayus yang lain melakukan hal sama," Anas mengingatkan.

Kasus Gayus ini, imbuhnya harus dijadikan momentum untuk membenahi manajemen di lingkungan Polri. Bahkan, kasus ini harus dijadikan momentum perbaikan di lingkungan kementrian hukum dan HAM. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved