Jumat, 8 Mei 2026

Dua Korea Bersitegang

Teguh Juwarno: Jumlah TKI yang Dikirim ke Korsel Sangat Tinggi

Persoalan perang yang saat ini mulai berhembus di dua negara Korea, tidak bisa dipandang dengan sebelah mata pemerintah Indonesia.

Tayang:
Editor: Kisdiantoro
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Alie Usman

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) DPR RI, Teguh Juwarno menganggap persoalan perang yang saat ini mulai berhembus di dua negara Korea, tidak bisa dipandang dengan sebelah mata pemerintah Indonesia. Menurutnya, hal yang paling krusial yang harus diperhatikan pemerintah adalah persoalan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang tidak sedikit.

"Persoalan Korsel dan Korut sebnarnya berakar pada penyelesaian yang tidak tuntas di tahun 1953. Indonesia dengan Korut sebenarnya punya hubungan khusus, terutama di era Soekarno. Tidak hanya itu, jumlah TKI yang dikirim ke Korsel juga sangat besar. Ini yang harus diperhatikan jika perang benar-benar terjadi di sana," ujar Politikus muda PAN tersebut di Jalan Proklamasi, Jakarta, Selasa (30/11/2010).

Teguh mengatakan, persoalan jumlah tenaga kerja tersebut harusnya menjadi perhatian khusus pemerintah, meski saat ini kondisi mereka masih dalam keadaan aman dari bahaya perang. Dikatakan Teguh, ketimbang negara-negara lain, pengiriman TKI ke Korea Selatan tercatat lebih tinggi dibanding negara Asia lainnya.

"Angka TKI di sana sangat tinggi, namun minim kasus kekerasan. Sangat berbeda dengan Arab Saudi yang justru lebih tinggi kasus penganiayaannya. Jadi sudah segarusnya pemerintah lebih mengantisipasi hal buruk sebelum perang terjadi. PAN melihat, kondisi di kedua negara Korea tersebut hanya bisa diselesaikan dengan cara berdialog yang kemungkinannya sangat minim," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved