Tewas Jatuh di Bandara
Kronologi Tewasnya Randraputra di Anjungan Bandara Soekarno Hatta
Kronologi tewasnya calon penumpang pesawat, Rendaputra Ibrahim saat tertidur lalu terjatuh dari Anjungan terminal I C Bandara Soekarno Hatta
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pihak Kepolisian Resor (Polres) Bandar udara (Bandara) Internasional Soekarno Hatta, Tangerang telah memeriksa dua saksi mata yang mengetahui kejadian tewasnya Randraputra Ibrahim saat terjatuh dari Anjungan Terminal I C Bandara Soekarno Hatta.
Kapolres Bandara Kombes Tornagogo Sihombing melalui Kasatreskrim Polres Bandara Kompol Kamirudin Ritonga menjelaskan dari pemeriksaan dua orang saksi, seorang petugas kebersihan dan satu orang petugas keamanan bandara, polisi telah merangkum kronologi kejadian Rendaputra.
Pria kelahiran Bogor 16 Desember 1989 tersebut terlihat tertidur lelap di anjungan pada Rabu (24/1/2011) malam. Seorang petugas kebersihan memastikan hal tersebut.
Pada Kamis (25/1/2011) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, Didi seorang petugas keamanan bandara bergegas berganti shift kerja. Saat hendak menuruni tangga anjungan, ia mendengar suara benda jatuh.
"Brukk... Seperti ada yang jatuh dari atas," ujar Didi seperti tertuang dalam hasil pemeriksaan polisi.
Saat diperiksa, suara jatuh tersebut berasal dari hempasan tubuh Randraputra yang membentur aspal dari ketinggian sekitar 5 meter. Korban segera dibawa ke klinik bandara.
Korban dinyatakan telah meninggal dunia. Pihak Kepolisian mencoba menghubungi pihak keluarga. Diketahui, abang Rendraputra merupakan seorang anggota Brimob Kepala Dua Depok.
Jenazah Rendraputra sempat dibawa ke Rumah Sakit Husada Insani, Tangerang untuk dimandikan pada pukul 09.30 WIB. Sekitar sejam kemudian, jenazah dibawa kembali ke Bandara Soekarno Hatta.
Jenazah saat ini sudah dimasukkan ke kargo dan siap diberangkatkan ke Manado menggunakan Pesawat Batavia Air pada pukul 15.00 WIB nanti.