KM Lautan Teduh Terbakar
Menkes Sumbang Rp 50 Juta untuk Dana Operasional
Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih menyerahkan secara simbolis sumbangan Rp 50 juta kepada Dinas Kesehatan
Penulis:
Adi Suhendi
Editor:
Johnson Simanjuntak
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih
menyerahkan secara simbolis sumbangan Rp 50 juta kepada Dinas Kesehatan
Provinsi Banten untuk membantu operasional evakuasi korban kebakaran
kapal KM Lautan Sejuk di perairan Anyer, Serang, Banten.
Hal tersebut diserahkan Menkes disela-sela kunjungan Wakil Presiden Boediono ke Rumah Sakit Medika Krakatau.
"Ibu Menkes menyerahkan uang Rp 50 juta untuk oprasional dilapangan, seperti proses evakuasi dan pengangkutan jenazah ke rumah sakit. Pokoknya hal-hal yang menyangkut pelayanan oprasional agar korban sampai ke rumah sakit," kata Kepala Pusat Penanggulangan Kesehatan (PPK) Kementrian Kesehatan Mujiharto di Rumah Sakit Medika Krakatau Cilegon, Banten, Sabtu (29/1/2011).
Sedangkan untuk pengobatan korban luka-luka akibat kecelakaan tersebut, itu akan ditanggung pemerintah melalui PT Jasa Raharja dan Jasa Raharja Putra.
"Sedangkan untuk sumbangan logistik tidak ada, itu tidak terlalu dibutuhkan, sehingga kita hanya membantu dana oprasionalnya saja," jelasnya.
Selain itu, Menkes pun juga memberikan bantuan berupa 200 kantong jenazah kepada rumah sakit.
Hal tersebut diserahkan Menkes disela-sela kunjungan Wakil Presiden Boediono ke Rumah Sakit Medika Krakatau.
"Ibu Menkes menyerahkan uang Rp 50 juta untuk oprasional dilapangan, seperti proses evakuasi dan pengangkutan jenazah ke rumah sakit. Pokoknya hal-hal yang menyangkut pelayanan oprasional agar korban sampai ke rumah sakit," kata Kepala Pusat Penanggulangan Kesehatan (PPK) Kementrian Kesehatan Mujiharto di Rumah Sakit Medika Krakatau Cilegon, Banten, Sabtu (29/1/2011).
Sedangkan untuk pengobatan korban luka-luka akibat kecelakaan tersebut, itu akan ditanggung pemerintah melalui PT Jasa Raharja dan Jasa Raharja Putra.
"Sedangkan untuk sumbangan logistik tidak ada, itu tidak terlalu dibutuhkan, sehingga kita hanya membantu dana oprasionalnya saja," jelasnya.
Selain itu, Menkes pun juga memberikan bantuan berupa 200 kantong jenazah kepada rumah sakit.