Rabu, 10 Juni 2026

MUI Harap Lia Eden Kembali ke Ajaran Islam

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengharapkan agar pendiri Tahta Suci Kerajaan Tuhan, Lia Aminuddin kembali

Tayang:
Penulis: Iwan Taunuzi
Editor: Anwar Sadat Guna
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Iwan Taunuzi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
- Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengharapkan agar pendiri Tahta Suci Kerajaan Tuhan, Lia Aminuddin kembali ke jalan yang benar dengan menjadi seorang muslimah sejati pascabebasnya dari tahanan LP Tangerang.

Hal itu disampaikan Ketua MUI, Ma'ruf Amin saat dihubungi Tribunnews.com, Jumat (15/4/2011).

"Kami harapkan agar Lia Eden (Lia Aminuddin) kembali ke jalan yang benar setelah keluar penjara. Karena ajarannya selama ini dianggap menyimpang," kata Ma'ruf Amin.

Ma'ruf Amin mengatakan, MUI akan berusaha untuk menyadarkan perempuan yang akrab disapa Lia Eden ini, terutama para pengikutnya yang selalu setia mendampingi Lia Eden.

"MUI berusaha menyadarkan, terutama kepada murid-muridnya. Kami akan mencoba kembali meluruskan mereka," ungkapnya.

Seperti diketahui, terpidana kasus penodaan agama Lia Aminuddin alias Lia Eden bebas setelah menjalani masa hukuman 2,5 tahun di Lembaga Pemasyarakatan Wanita Tangerang, Banten.

Ia dinyatakan bebas murni, bukan bersyarat, pada Jumat (15/4/2011) pukul 08.00 WIB pagi tadi.

Lia Eden divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 2 Juni 2009 lalu atas kasus penodaan agama. Atas kesalahannya itu, majelis hakim kemudian memvonisnya dengan hukuman penjara 2 tahun 6 bulan.

Lia Eden dijebloskan ke penjara setelah mendirikan aliran baru yang dianggap sesat, Tahta Suci Kerajaan Tuhan. Ia juga menyebarkan empat risalah kepada berbagai institusi, termasuk Presiden RI, pada tanggal 23 November hingga 2 Desember 2008.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved