Rakornas Partai Demokrat 2011
Ini Celoteh Kader Demokrat di Toilet Usai Penutupan Rakornas
Rakornas Partai Demokrat di Sentul International Convention Center (SICC) mendapatkan kritik kader Demokrat.
Laporan Wartawan Tribunnews.com Adi Suhendi
TRIBUNNEWS.COM, BOGOR - Penutupan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Demokrat di Sentul International Convention Center (SICC) mendapatkan kritikan dan celotehan dari kader yang menjadi peserta.
Seusai mengikuti acara penutupan Rakornas, banyak sekali peserta yang memburu toilet untuk buang air kecil atau pun besar. Pantauan Tribunnews, mereka berkerumun sambil menunggu giliran untuk menggunakan tempat buang air kecil ataupun besar.
Tetapi, celotehan-celotehan polos terdengar dari mulut-mulut mereka mengenai kesan mereka saat mengikuti acara penutupan. Apakah celotehan mereka?
Kebanyakan mereka berceloteh tentang power suara saat melontarkan yel-yel Partai Demokrat. "Demokrat! Lemah bangat suaranya ya, seperti yang kurang semangat, tidak seperti biasanya," celetuk seorang kader kepada temannya.
Temannya pun membenarkan apa yang dirasakan saat penutupan Rakornas. "Iya ya, lemas banget," timpal kader lainnya.
Acara penutupan terasa kurang dengan tidak hadirnya Ketua Dewan Pembina Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Wakil Ketua Dewan Pembina Marzuki Alie. Keduanya tidak terlihat berada di tengah-tengah peserta lainnya yang mengikuti acara penutupan Rakornas.
Padahal dalam pidato penutupannya ketua umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum mengungkapkan bahwa Rakornas kali ini merupakan sebuah wujud untuk membangkitkan kembali semangat juang yang tinggi bagi Partai Demokrat.
"Forum Rakonas merupakan momentum historis yang membuat kita kembali utuh dan bersatu, melakukan perbakan ke depan, dan punya daya juang yang tinggi untuk meningkatkan kinerja kader dan insititusi Partaoi Demokrat," kata Anas.
Menurutnya yang terpenting saat ini untuk kader-kader Demokrat adalah bekerja, bekerja, dan bekerja. "Jadikan partai yang hadir di tengah-tengah rakyat. Pada saat masyarakat membutuhkan, Partai Demokrat akan hadir menawarkan solusi," ungkap Anas.