Skandal Nazaruddin
Nazaruddin Minta Dikonfrontasi dengan Chandra
Tersangka kasus suap pembangunan Wisma Atlet, M Nazaruddin gerah dengan klarifikasi yang disampaikan Wakil Ketua KPK Chandra M Hamzah
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tersangka kasus suap pembangunan Wisma Atlet, M Nazaruddin gerah dengan klarifikasi yang disampaikan Wakil Ketua KPK bidang penindakan Chandra M Hamzah. Menurut Nazar, Chandra telah berbohong dalam klarifikasinya itu.
Nazar pun meminta Komite Etik KPK untuk mengonfrontasi kliennya itu dengan Chandra. "Dikonfrontasi saja. Dengan lie detector (alat pendeteksi kebohongan) juga," ujar penasihat hukum Nazar, Afrian Bondjol saat dihubungi, Minggu (25/9/2011).
Terlepas dari klarifikasi Chandra yang dinilai sarat kebohongan itu, kubu Nazar berpendapat Chandra telah melakukan pelanggaran kode etik. Pasalnya, Chandra mengakui pernah bertemu dengan Nazar dan nama-nama lain seperti Saan Mustofa dan Anas Urbaningrum.
"Harusnya pertemuan-pertemuan itu dihindari kalau nantinya berujung masalah. Pak Taufiqurahman Ruki saja bilang, bermain golf saja pimpinan itu dilarang," katanya.