Bentrok di Bima
Mahasiswa Protes Kasus Bima Menutup Jalan di Mabes Polri
Mereka memprotes penembakan yang diduga dilakukan aparat kepolisian mengakibatkan dua warga tewas
Penulis:
Abdul Qodir
Editor:
Anwar Sadat Guna

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Qodir
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Puluhan mahasiswa dan pemuda asal NTB yang berasal dari sekitar Jakarta menggelar unjuk rasa di depan Mabes Polri, Jalan Trunoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (26/12/2011).
Mereka memprotes penembakan yang diduga dilakukan aparat kepolisian mengakibatkan dua warga tewas saat pembubaran unjuk rasa di Pelabuhan Sape, Bima, NTB, pada Sabtu (24/12/2011).
Massa gabungan dari Solidaritas Mahasiswa, Pemuda dan Masyarakat Bima Bersatu, dengan Forum Komunikasi Masyarakat Sape, Lambu, di Jakarta ini, menuntut agar Kapolri, Kapolda NTB, Kapolres Bima, Kapolresta Bima agar dicopot, sebagai pihak yang bertanggungjawab atas tewasnya dua warga tersebut. Dalam aksinya, demonstran memampang sejumlah spanduk berisi tuntutan pencopotan tersebut.
Dalam unjuk rasa ini, demonstran berusaha menutup jalan di depan Mabes Polri, Jalan Trunojoyo. Tak ingin kecolongan, puluhan petugas pengamanan dari Polres Jakarta Selatan dan keamanan internal Mabes Polri langsung melokalisir dan membubarkan massa pengunjuk rasa.
Sempat terjadi dorong-dorongan antarkedua pihak. Namun, jumlah kekuatan polisi yang lebih banyak membuat demonstran mundur dan membubarkan diri. Namun, tak ada demonstran luka atau pun yang ditangkap petugas dalam unjuk rasa di hari libur cuti bersama ini.