Minggu, 31 Agustus 2025

Demo di Jakarta

3 Anggota DPR Dicari-cari Pendemo, Ada Ahmad Sahroni yang Diduga Kabur ke Singapura

Nama Sahroni dinilai menjadi pemicu gelombang unjuk rasa, dimulai masa menggeruduk gedung Parlemen DPR RI hingga akhirnya ke berbagai wilayah

Editor: Nuryanti
Instagram @ahmadsahroni88
AHMAD SAHRONI - Polisiti NasDem Ahmad Sahroni belakangan ini menunjukkan sikap yang arogran hingga dianggap tak memiliki empati terhadap rakyat Indonesia, kini rumahnya digeruduk pada Sabtu (30/8/2025) sore 

TRIBUNNEWS.COM - Dalam demo besar-besaran yang terjadi di Jakarta pada Kamis (28/8/2025) dan Jumat (29/8/2025), tiga nama anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI ini dicari-cari massa pendemo.

Mereka yakni politisi Partai NasDem, Ahmad Sahroni dan dua politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio dan Surya Utama alias Uya Kuya.

Ketiganya viral lantaran belakangan ini menunjukkan sikap yang dinilai arogan hingga dianggap tak memiliki empati terhadap rakyat Indonesia.

Nama-nama itu diteriakkan oleh massa demo dengan pengeras suara.

"Woi pejabat-pejabat yang joget. Mana lu Uya Kuya, Eko Patrio, Sahroni?" seru para demonstran, Jumat (29/8/2025), dikutip dari TribunJatim.com.

Dari ketiga anggota DPR RI tersebut, Ahmad Sahroni adalah yang paling ramai dibahas. 

Sahroni mendapat kecaman keras hingga kritikan dari publik setelah menyebut orang yang menuntut DPR RI dibubarkan sebagai orang tolol sedunia.

Tiga nama anggota DPR RI ini pun dinilai menjadi pemicu gelombang unjuk rasa yang kini semakin membesar, dimulai massa menggeruduk gedung Parlemen DPR RI hingga akhirnya merembet ke berbagai wilayah.

Beberapa wilayah yang digeruduk massa antara lain Gedung DPRD Makassar, Gedung DPRD Solo Jawa Tengah, Gedung DPRD Cirebon, hingga kantor-kantor Satuan Kepolisian di Jakarta Timur, Surabaya Jawa Timur, dan Semarang Jawa Tengah.

1. Ahmad Sahroni

Nama Ahmad Sahroni paling dicari massa demo, sebab ia dianggap sebagai orang yang paling arogan selama menjadi anggota DPR RI.

Baca juga: BREAKING NEWS Massa Datangi Rumah Ahmad Sahroni di Kebon Bawang Tanjung Priok, Sempat Orasi Singkat

Sebab dalam sebuah momen, Ahmad Sahroni menyebut "rakyat tolol" karena berkeinginan membubarkan DPR RI.

Banyaknya problem sosial di masyarakat ditambah dengan pernyataan  "rakyat tolol" dari anggota DPR RI, memicu kemarahan publik.

Bagaimana tidak? Ahmad Sahroni adalah wakil rakyat yang dipilih rakyat untuk bisa menjadi perantara antara rakyat dan pemerintahan.

Namun, yang terjadi dirinya justru mengolok-olok rakyat sendiri yang telah membuatkan bisa melenggang duduk manis di Senayan.

Pernyataan "rakyat tolol" ini berawal dari mencuatnya isu kenaikan gaji bagi anggota DPR hingga Rp100 juta di tengah sulitnya masyarakat untuk bertahan hidup karena kenaikan pajak, adanya kasus beras oplosan dan korupsi di mana-mana.

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan