Pembantaian Mesuji
Kabareskrim Janji Tangkap Perekayasa Video Mesuji
Ketua Bareskrim Sutarman berjanji akan menindak tegas oknum yang diduga membuat dan menyebarkan video rekayasa perkara Mesuji.
Laporan Wartawan Tribunnews.com Nicolas Timothy
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Bareskrim Sutarman berjanji akan menindak tegas oknum yang diduga membuat dan menyebarkan video rekayasa perkara Mesuji. Hal ini menyusul rekomendasi TGPF yang diketuai Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana.
"Kami akan melakukan tindakan penegakan hukum terhadap pembuat dan penyebar video konflik di Mesuji," ujar Sutarman kepada wartawan usai mengikuti Rapat Paripurna Tingkat Menteri (RPTM) di Kemenko Polhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (16/1/2012).
Sutarman menegaskan akan mencari tahu apa motif rekayasa video konflik Mesuji di Lampung, dan Sumatera Selatan. Polisi pun akan membahas Pasal-pasal apa yang dilanggar oknum yang merekayasa video konflik Mesuji sesuai rekomendasi dari TGPF.
"Kami akan melakukan penyidikan lebih lanjut maksud dari pembuat video itu," jelas Sutarman.
Sebelumnya diberitakan, video yang mempertontonkan kesadisan dalam konflik di Mesuji Lampung dan Sumatera selatan gemparkan masyarakat. Namun belakangan, video tersebut tidak seutuhnya terjadi di tiga lokasi konflik yaitu Register 45, desa Sri Tanjung dan desa Sodong, Mesuji Lampung dan Sumatra Selatan.
Hari ini, TGPF membenarkan bahwa video tersebut memang tidak seutuhnya terjadi di tiga lokasi tersebut sehingga TGPF merekomendasikan kepada Kepolisian untuk menindak tegas oknum yang membuat dan menyebarkan video itu.