Adik BJ Habibie Tutup Usia
Anas Urbaningrum: Fanny Habibie Kader Demokrat
Ketua Umum DPP Partai Demokrat berduka cita atas meninggalnya Junus Effendi Habibie atau Fanny Habibie
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-- Ketua Umum DPP Partai Demokrat berduka cita atas meninggalnya Junus Effendi Habibie (Fanny Habibie). Anas, terlihat menyambangi rumah duku sekitar pukul 14.30 WIB di Jalan Prapanca 39C, Jakarta Selatan. Anas tidak bisa melihat langsung jasad Fanny Habibie karena dalam perjalanan untuk dimakamkan di TPU Tanah Kusir. Sekitar 10 menit, Anas berada di kediaman Fanny, setelah itu ia pun pamit pergi.
Kepada wartawan, Anas masih mengingat Fanny ketika menjabat sebagai duta besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda. "Saya ingat betul adalah ketika tahun 2008 ke Belanda, ada forum di parlemen Belanda. Yang buat saya kagumi adalah sikapnya yang tegas, keras dan tajam. Tentang hubungan Indonesia-Belanda, dia menyampaikan dengan bahasa yang terang, sebagian Belanda dan Inggris," kata Anas di rumah duka Jalan Prapanca 39C, Jakarta, Senin (12/3/2012).
Menurut Anas, ekspresi Fanny di forum parlemen Belanda itu menunjukkan kecintaannya kepada Indonesia. Ia pun menilai Fanny merupakan putra terbaik bangsa. "Pak Fanny salah putra terbaik bangsa dan dia adalah kader Partai Demokrat," tukasnya.
Diketahui, Fanny Habibie meninggal hari ini sekitar pukul 7.20 WIB di RS. Cipto Mangunkusumo. Ia kemudian dimakamkan di TPU Tanah Kusir. Almarhum Fanny Habibie pernah menjabat sebagai Ketua Otorita Batam, yang lalu mengundurkan diri setelah kakaknya dilantik menjadi Presiden RI, menggantikan Soeharto. Ia juga pernah menjadi Duta Besar Republik Indonesia untuk Belanda. Almarhum bertugas di Belanda dari 7 November 2006 hingga 31 Desember 2010.