Jumat, 10 April 2026

Sidang Umar Patek

Korban Bom Bali I Ingat Senyum Orang Meludah di Depannya

Steven Wiliam Cabler saksi korban Bom Bali I menjadi saksi dalam sidang yang menghadirkan terdakwa Umar Patek di Pengadilan Negeri,

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Johnson Simanjuntak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Steven Wiliam Cabler saksi korban Bom Bali I menjadi saksi dalam sidang yang menghadirkan terdakwa Umar Patek di Pengadilan Negeri, Jakarta Barat, Kamis (5/4/2012).

Steven menjelaskan ia tidak mengenal empat pria yang pernah menghampirinya pada kami malam (10/10/2012), dua hari sebelum peristiwa bom Bali I pada 12 Oktober 2002. Namun ia hanya mengingat senyumannya.

“Yang saya ingat hanya senyumnya yang sangat lebar, karena kejadian tersebut 10 tahun yang lalu,” ungkap Steven dalam kesaksiannya.

Warga Negara Amerika Serikat yang menjadi korban ledakan Bom Bali I tersebut masih mengingat pakaian empat pria yang sempat menghampiri dan memaki-maki negaranya tersebut. “Mereka memakai kemeja putih di gulung,” imbuhnya.

Saat ditanya apakah dirinya melihat dari keempat orang yang menghampirinya tersebut ada yang mirip dengan Umar Patek. “Saya tidak bisa mengidentifikasinya saat itu,” ujarnya.

Ia pun banyak tahu tentang jaringan teroris yang melakukan aksi bom Bali I setelah membaca informasi lewat internet dan media.

Kemudian ia pun mengaku bahwa dirinya tidak mempunyai masalah dengan kelompok teroris tersebut, bahkan di negaranya pun dirinya tidak pernah terjun ke dunia politik. “Saya hanya seorang seniman, tidak terlibat dalam politik,” ungkapnya.

Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved