Selasa, 21 April 2026

Pesawat Sukhoi Jatuh

Ramai di BBM: Penumpang Sukhoi Pakai HP di Pesawat

Artikel itu cukup panjang, terutama mengulas bagaimana bahaya sinyal telepon selular dalam penerbangan

Editor: Dahlan Dahi

Berbagai pesan berantai mengenai masalah ini muncul sejak Kamis (10/5/2012) malam. Ada yang menyertakan link (tautan) berita yang terkait dengan dugaan tersebut.

Pagi ini muncul lagi. Salah satunya dari Kompasiana, blog yang dioperasikan KOMPAS.com. Tulisan dari blogger dengan nama Seand Munir ini berjudul "Ternyata Para Penumpang Sukhoi Itu Mengaktifkan HPnya di Pesawat".

Tulisan tersebut, Jumat (11/5/2012) pagi ini, sudah dibaca 135.980 kali, termasuk yang paling banyak dibaca.

Artikel itu cukup panjang, terutama mengulas bagaimana bahaya sinyal telepon selular dalam penerbangan, tapi bagian yang mengulas mengenai penumpang yang menggunakan HP hanya ini:

"Sejumlah penumpang pesawat naas Sukhoi itu ternyata mengaktifkan HPnya tepat di saat pesawat sedang terbang. Terbukti sejumlah panggilan ke HP mereka nyambung. Padahal ini sangat tak diperbolehkan dan bisa membahayakan penerbangan.

Misalnya telepon seluler alias HP dua wartawan majalah Angkasa,  masih aktif saat dihubungi pukul 17.00 WIB. Tapi keduanya tidak mengangkat telepon. Demikian juga seorang istri yang mengontak suaminya di Sukhoi itu juga aktif HPnya.

Apakah karena para penumpang itu menganggap Sukhoi kali ini adalah dalam penerbangan Joy flight? di luar jalur penerbangan komersial biasa?"

Tentu KNKT-lah yang perlu menyelidiki kemungkinan ini. Bagaimanapun, kecelakaan besar itu, yang merenggut begitu banyak nyawa, harus diteliti dan hasilnya dilaporkan ke publik.

Akbar Faisal, anggota DPR RI dari Partai Hanura, mengirim komentar kepada TRIBUNnews.com.

"Peraturan tentang keselamatan penerbangan itu sangat baku tapi seringkali penumpang masa bodoh dan baru sadar ketika kecelakaan sudah terjadi," katanya.

Seperti banyak pihak, Akbar berharap KNKT mampu menjawab mengapa Sukhoi naas itu bisa jatuh.

"Kinerja KNKT sejauh ini masih sangat bagus. Kita tunggu hasil investigasi mereka," ujar Akbar.

Ya, kita tunggu KNKT sembari mengirimkan doa kepada para korban. Juga doa untuk keluarga korban yang menanti dengan cemas.(*)

Baca Juga

Wartawan Angkasa Bantah Ponsel Yusuf Masih Aktif 

Berita Terkait: Pesawat Sukhoi Jatuh
Updating evakuasi korban Sukhoi melalui handphone di sini
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved